0

Review Buku George Orwell’s Animal Farm: The Grapic Novel + Insights + Summary

Published: Friday, 06 March 2026 Written by Administrator

World Classic Literature by George Orwell. Illustrated by Michael Purmensky

 

Judul : George Orwell’s Animal Farm: The Grapic Novel

Penulis : Christina Dumalasova (Adapter), Katerina Horakova (adapter), Michael Purmensky (Illustrator)

Jenis Buku : Graphic Novel Adaptation, Cencorship & Politics

Penerbit : Gemini Gift Books Limited

Tahun Terbit : Maret 2026

Jumlah Halaman : 144 halaman

Dimensi Buku : 25.65 x 16.76 x 1.52 cm

Harga : Rp.350.000*harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9781786751638

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

Available at PERIPLUS Bookstore

 

Sekelumit Tentang Isi

 “All animals are equal, but some animals are more equal than others.”
Ketika para binatang yang selama ini tertindas di Manor Farm memberontak dan menggulingkan tuan mereka, Tuan Jones, lalu mengambil alih pengelolaan pertanian, mereka meyakini bahwa kebebasan dan kesetaraan sejati telah dimulai. Namun perlahan-lahan, sekelompok elit yang licik dan kejam (dipimpin oleh dua ekor babi bernama Napoleon dan Snowball) mulai merebut kendali.

Tak lama kemudian, binatang-binatang lain menyadari bahwa kesetaraan yang dijanjikan hanyalah ilusi, dan mereka terjebak dalam cengkeraman baru: sebuah tirani yang menggantikan tirani sebelumnya. Kisah "dongeng" mengerikan karya Orwell ini merupakan sindiran abadi yang pedas terhadap cita-cita luhur yang dikorbankan oleh nafsu kuasa dan kebobrokan moral.

 

Author

Michael Purmensky belajar desain grafis dan menggambar di Sekolah Menengah Teknik di Hodonin. Sejak 2009 ia bekerja di studio WildCat memproduksi komik, mewarnai novel grafis, dan baru saja menyelesaikan novel grafis pertamanya tentang tentara Ceko di Perang Dunia II.

Source: Amazon

 

Review

Buku ini merupakan novel grafis yang diilustrasikan dengan indah dan mencakup hampir semua poin plot utama di versi novelnya. Selain visualnya menarik dengan ilustrasi yang tidak mengalahkan cerita, juga merupakan cara yang bagus untuk membuat pembaca bersemangat membaca karya klasik dunia. Ukuran teksnya nyaman untuk dibaca.

Saya suka buku ini karena gambarnya yang hidup dan ekspresif, dengan tajam menggambarkan kegelapan keserakahan para karakter dan semua tipu dayanya. Adegan-adegan kunci dihidupkan dengan energi dan perhatian. Ilustrasi melengkapinya dengan sempurna, membantu momen-momen penting disampaikan dengan jelas dan dampak emosional.

 

 

Picture: Beberapa halaman pilihan buku Animal Farm The Graphic Novel

 

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pembaca yang ingin mempelajari prosa sastra klasik dunia karena versi ini lebih menyenangkan dan menarik untuk disimak. Selain itu tentunya untuk para penggemar fiksi sejarah, filsafat politik, dan sastra klasik. Bagi siapapun yang ingin memahami dinamika kekuasaan dan propagandanya, buku ini akan memenuhi ekspektasi itu.

Trigger Warning: Kekejaman terhadap hewan (kematian Boxer), kekerasan grafis (eksekusi hewan di depan umum dan pertempuran), dan penindasan politik yang intens.

 

Kutipan

Ada dua kutipan yang paling saya ingat dari buku ini.

Kutipan pertama adalah "Semua hewan setara, tapi beberapa hewan lebih setara daripada yang lain" ("All animals are equal, but some animals are more equal than others"). Menurut saya kutipan ini adalah inti dari seluruh satir dalam buku ini yang menggambarkan idealisme awal tentang kesetaraan yang kemudian dikorupsi oleh kekuasaan. Dalam kehidupan nyata, kutipan ini sering digunakan untuk mengkritik sistem atau organisasi yang mengklaim memperlakukan semua orang secara adil, namun pada kenyataannya memberikan hak istimewa atau perlakuan khusus kepada kelompok tertentu yang berkuasa. Ini adalah contoh kuat dari manipulasi bahasa untuk melegitimasi ketidakadilan.

Lalu kutipan yang kedua adalah "Empat kaki baik, dua kaki buruk" ("Four legs good, two legs bad"). Kalimat ini menarik karena menunjukkan bagaimana sebuah ideologi yang kompleks disederhanakan menjadi slogan yang mudah diingat untuk memanipulasi massa, yang mana sangat relevan dengan fenomena propaganda modern dan politik saat ini, di mana pesan-pesan penting sering kali dipangkas menjadi frasa singkat yang menghentikan pemikiran kritis seseorang. Kutipan ini mencerminkan bagaimana kelompok yang kurang teredukasi dapat dengan mudah dikendalikan melalui pengulangan slogan-slogan sederhana tanpa memahami konsekuensi di baliknya.

Kutipan-kutipan ini tidak hanya menjadi bagian penting dari alur cerita, tetapi juga berfungsi sebagai simbol dan representasi dari dinamika kekuasaan dan korupsi yang bersifat universal.

 

Picture: Buku Animal Farm The Graphic Novel

 

This Book Review Might Have Spoiler!

 

Tema dan Gaya Penulisan

Animal Farm adalah sebuah alegori politik yang menggunakan gaya bahasa sederhana namun sarat makna. Sebagai temanya, buku ini fokus pada politik dan kekuasaan, khususnya bagaimana kekuasaan dapat merusak idealisme dan berujung pada korupsi.

Prosa yang digunakan lugas dan mudah dipahami, namun sangat tajam dalam menyindir totalitarnisme, yakni dengan menggunakan fabel (cerita hewan) untuk menggambarkan peristiwa sejarah yang kompleks sehingga peran moralnya terasa universal.

 

Tokoh dan Karakter

Tokoh-tokoh dalam buku ini merupakan simbol dari berbagai lapisan masyarakat dalam sebuah revolusi.

Beberapa tokoh utama di dalam buku, yakni:

Napoleon. Tokoh ini beralur negatif (negatif arc), di mana ia memburuk secara moral dari seorang pejuang menjadi tiran yang kejam. Motivasi utamanya adalah haus akan kekuasaan absolut.

Boxer. Tokoh ini beralur datar (flat arc). Ia tetap setia dan bekerja keras hingga akhir, namun kesetiaannya yang buta menjadi tragedi yang memengaruhi emosi pembaca.

Snowball. Karakter idealis yang akhirnya menjadi kambing hitam atas semua kegagalan di peternakan.

 

Plot

Plot mengikuti struktur piramida Freytag yang sangat solid, dimana eksposisi terjadi saat timbulnya impian Old Major tentang kesetaraan hewan, lalu berlanjut ke peristiwa pemicu berupa pemberontakan spontan hewan-hewan yang kelaparan terhadap Mr. Jones. Klimaks terjadi ketika adegan pengusiran Snowball oleh anjing-anjing Napoleon, yang menandai berakhirnya demokrasi di peternakan.

Di dalam cerita, peristiwa demi peristiwa, seperti perubahan Tujuh Perintah, mengikuti logika sebab-akibat yang menunjukkan bagaimana manipulasi bahasa digunakan untuk mengendalikan massa.

 

Konflik

Ada dua jenis konflik yang terdapat di dalam cerita.

Pertama konflik manusia vs. Masyarakat, berupa perjuangan hewan melawan penindasan manusia, yang kemudian berubah menjadi perjuangan melawan sistem tiran babi.

Konflik kedua yakni manusia vs. manusia, berupa persaingan kekuasaan antara Napoleon dan Snowball yang berakhir dengan kekerasan.

Taruhan dari konflik sangat tinggi karena melibatkan kelangsungan hidup, kebebasan, dan martabat seluruh hewan di peternakan.

 

POV

POV yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga. POV ini memungkinkan kita para pembaca melihat gambaran besar dari manipulasi yang dilakukan para babi tanpa terlalu terikat pada emosi satu karakter saja, sehingga memperkuat aspek satir dan objektivitas cerita.

Meskipun menggunakan Sudut Pandang Orang Ketiga seperti aslinya, media grafis memungkinkan saya untuk merasakan keintiman melalui close-up pada ekspresi ketakutan atau kesedihan hewan-hewan lain saat melihat pengkhianatan para babi.

 

Latar

Latar dalam cerita di Manor Farm (kemudian jadi Animal Farm) di suatu tempat di pedesaan Inggris. Mood-nya berubah secara drastic dari penuh harapan setelah pengusiran Mr. Jones menjadi mencekam dan penuh ketakutan di bawah rezim Napoleon. Latar ini sangat bagus menggambarkan miskrokosmos dari sebuah negara, di mana aturan yang tertulis di dinding gudang mencerminkan perubahan struktur sosial.

 

Ending

Akhir cerita tragis sekaligus melingkar (circular ending). Cerita berakhir di mana ia dimulai, yakni dengan penindasan, dan bahkan nama peternakan dikembalikan menjadi Manor Farm.

Adegan terakhir di mana wajah babi dan manusia tidak lagi bisa dibedakan saat mereka berjudi dan minum bersama adalah salah satu citra simbolik paling kuat dalam sastra dunia, melambangkan hilangnya identitas revolusi.

 

Originalitas

Cerita Orwell ini sangat orisinal dalam masanya karena berhasil mengemas kritik keras terhadap Stalinisme ke dalam bentuk dongeng hewan yang sederhana namun menghunjam.

 

Analisis Visual Gambar

Novel grafis Animal Farm karya Christina Dumalasova, Katerina Horakova, dan ilustrator Michael Purmensky ini merupakan sebuah adaptasi yang sangat setia (faithful adaptation) dan kuat secara visual terhadap mahakarya George Orwell.

Penggunaan palet warna hitam putih dengan aksen merah menciptakan suasana (mood) yang mencekam dan suram, yang sangat sesuai dengan tema distopia Orwell. Misal: Peta "Animal Farm" yang disertakan membantu pembaca memvisualisasikan tata letak peternakan, mulai dari kincir angin hingga rumah peternakan, memperkuat aspek world-building.

Penggunaan warna merah dalam novel grafis ini sangat mewakili isu propaganda dan kekerasan. Misalnya warna merah pada tulisan "Tujuh Perintah" dan lagu "Beasts of England" yang menonjolkan bagaimana ideologi digunakan untuk mengendalikan massa. Warna merah juga digunakan secara konsisten untuk menggambarkan darah dalam adegan pertempuran maupun eksekusi massal, memberikan dampak emosional yang mendalam bagi saya yang membacanya.

Visual karakternya juga bagus karena berhasil menangkap alur karakter secara visual. Misalnya Napoleon yang digambarkan dengan ekspresi yang semakin menakutkan dan dominan, didukung oleh anjing-anjing penjaga yang ganas untuk menunjukkan transisinya menjadi tiran. Boxer, yang divisualisasikan ototnya dan ekspresi lelahnya memperkuat resonansi emosional saat ia bekerja keras hingga akhirnya dikhianati dan dibawa pergi oleh truk penjagal.

Dan puncaknya adalah adegan terakhir di mana wajah para babi mulai menyerupai manusia digambarkan dengan sangat efektif melalui panel-panel yang menunjukkan kemiripan fitur wajah mereka saat berjudi dan minum bersama.

Adaptasi ini juga secara visual membagi cerita ke dalam bab-bab yang jelas seperti novel aslinya.

 

Kekuatan

Animal Farm Novel Grafis ini memiliki beberapa kekuatan, di antaranya visualnya yang artistic dan dinamis, gaya ilustrasi yang kuat, ekspresif, dan mampu menangkap suasana cerita, jalan ceritanya juga mengikuti versi asli novel Orwell, plus ada peta Animal Farm yang membantu kita para pembaca memahami latar tempat dengan lebih baik. Seperti novel aslinya, versi grafis ini menawarkan analisis mendalam tentang masyarakat manusia, kemunafikan, dan bahaya kekuasaan absolut.

 

Kelemahan

Dalam beberapa bagian, panel komik tampak cukup padat dengan teks dialog atau narasi, yang bagi sebagian pembaca mungkin sedikit mengganggu alur visualnya. Visualnya yang intens dan kelam mungkin menimbulkan ketidaknyamanan di beberapa pembaca, meskipun menurut saya tepat digunakan untuk grafis Animal Farm.

Kelemahan lainnya, tentunya karena ini adalah novel grafis, pembaca disuguhkan interpretasi visual spesifik dari ilustrator, yang mungkin berbeda dengan imajinasi pembaca saat membaca versi teks aslinya. Selain itu format novel grafis menyederhanakan narasi agar sesuai dengan format panel komik.

 

Insight

Lesson learned: Freedom requires constant vigilance. Without education, the courage to question authority, and a commitment to principle, any society, no matter how idealistic, can slip back into oppression.

Membaca buku ini memberikan serangkaian wawasan mendalam (insights) mengenai dinamika kekuasaan, politik dan sifat manusia. Bahwa kekuasaan cenderung korup memang terjadi di dunia nyata. Kekuasaan dapat mengubah idealisme menjadi tirani.

Selain itu saya mendapatkan wawasan bagaimana bahasa digunakan sebagai alat kontrol. Inilah yang disebut dengan bahaya manipulasi bahasa serta pembodohan yang sangat kejam. Penggunaan slogan sederhana seperti "Empat kaki baik, dua kaki buruk" menunjukkan bagaimana pesan politik yang kompleks dapat disederhanakan untuk memanipulasi massa yang kurang teredukasi.

Tak luput dalam perhatian juga tragedi kesetiaan buta (pada tokoh Boxer), yang memberikan pelajaran tentang bahaya kerja keras yang tidak disertai dengan pemikiran kritis. Kesetiaan tanpa logika hanya akan berakhir pada eksploitasi.

Poin paling penting dan mungkin akar masalah adalah revolusi akan gagal jika para pemimpinannya hanya menggantikan posisi penindas lama tanpa mengubah sistem penindasan itu sendiri. Ini siklus setan yang kelam.

Ada kritik sosial juga terhadap sistem yang mengklaim menjunjung kesetaraan namun pada praktiknya menciptakan kelas elit baru yang menikmati hak istimewa di atas penderitaan orang lain. "Semua hewan setara, tapi beberapa hewan lebih setara daripada yang lain".

Dan yang terakhir dan yang paling penting adalah urgensi terhadap Pendidikan dan memori kolektif. Cerita Animal Farm menunjukkan bahwa rakyat mudah lupa akan sejarahnya sendiri sehingga sangat mudah untuk ditindas. Tanpa kemampuan untuk mengingat fakta secara akurat dan berpikir kritis, masyarakat akan terus terjebak dalam narasi palsu yang diciptakan oleh penguasa.

 

 

Ringkasan Cerita

Cerita dimulai di Manor Farm, sebuah peternakan di Inggris yang dikelola oleh Mr. Jones, seorang petani yang sering mabuk dan abai. Suatu malam, seekor babi tua yang dihormati bernama Old Major mengumpulkan semua hewan di gudang untuk berbagi mimpinya tentang dunia di mana hewan bebas dari penindasan manusia. Ia mengajarkan mereka lagu perjuangan berjudul "Beasts of England". Tak lama setelah Old Major meninggal, hewan-hewan yang kelaparan akhirnya memberontak dan berhasil mengusir Mr. Jones serta para pekerjanya dari peternakan. Mereka kemudian mengubah nama tempat itu menjadi "Animal Farm".

Para babi, yang dianggap paling cerdas, mengambil peran sebagai pemimpin. Tiga babi utama bernama Napoleon, Snowball, dan Squealer lalu merumuskan prinsip-prinsip "Animalisme" menjadi Tujuh Perintah (Seven Commandments), dengan prinsip utama bahwa "Semua Hewan Adalah Setara".

Awalnya, peternakan berjalan dengan sukses. Namun, ketegangan mulai muncul antara Snowball dan Napoleon. Snowball ingin membangun sebuah kincir angin (windmill) untuk menghasilkan listrik dan meringankan beban kerja hewan, sementara Napoleon lebih tertarik untuk mengonsolidasikan kekuatan dan secara rahasia melatih sekelompok anak anjing menjadi anjing penjaga yang galak.

Mr. Jones dan para petani tetangga mencoba merebut kembali peternakan dalam Pertempuran Kandang Sapi (Battle of the Cowshed), namun hewan-hewan berhasil menang di bawah strategi Snowball.

Persaingan mencapai puncaknya saat pemungutan suara untuk kincir angin. Napoleon menggunakan anjing-anjing penjaganya yang sekarang sudah besar untuk menyerang dan mengusir Snowball dari peternakan. Napoleon kemudian mengambil alih kepemimpinan tunggal dan menyatakan bahwa kincir angin, yang sebelumnya ia tentang, tetap akan dibangun.

Di bawah kendali Napoleon, kehidupan hewan menjadi semakin berat. Ransum makanan dikurangi sementara jam kerja ditambah, terutama bagi Boxer, kuda penarik yang sangat setia. Napoleon mulai berdagang dengan manusia melalui perantara Mr. Whymper, dan para babi mulai pindah ke rumah peternakan milik Mr. Jones serta tidur di tempat tidur, yang sebenarnya melanggar perintah awal.

Setiap kali ada kegagalan atau masalah, seperti saat kincir angin runtuh karena badai, Napoleon menyalahkan Snowball dan menyebutnya sebagai pengkhianat. Napoleon menggunakan ketakutan untuk memerintah; ia memaksa hewan-hewan untuk "mengaku" telah bekerja sama dengan Snowball dan kemudian memerintahkan anjing-anjingnya untuk mengeksekusi mereka di depan umum. Lagu "Beasts of England" pun akhirnya dilarang.

Napoleon terus memanipulasi fakta melalui Squealer. Tujuh Perintah diubah secara rahasia untuk membenarkan perilaku babi, misalnya "Tidak ada hewan yang boleh tidur di tempat tidur" ditambahi menjadi "dengan seprai".

Tragedi terbesar terjadi pada Boxer. Setelah bekerja keras membangun kembali kincir angin hingga kelelahan, Boxer jatuh sakit. Napoleon berjanji akan mengirimnya ke rumah sakit, namun sebenarnya ia menjual Boxer ke tukang jagal kuda untuk mendapatkan uang demi membeli wiski bagi para babi.

Tahun-tahun berlalu, dan banyak hewan yang mengalami pemberontakan awal sudah mati. Peternakan menjadi lebih kaya tetapi hanya babi dan anjing yang menikmatinya. Para babi mulai berjalan dengan dua kaki, membawa cambuk, dan mengenakan pakaian manusia. Domba-domba diajarkan slogan baru: "Empat kaki baik, dua kaki lebih baik!".

Tujuh Perintah akhirnya dihapus dan digantikan oleh satu perintah tunggal:

"SEMUA HEWAN ADALAH SETARA, TAPI BEBERAPA HEWAN LEBIH SETARA DARIPADA YANG LAIN".

Cerita berakhir dengan pemandangan di mana para babi mengadakan jamuan makan malam bersama para petani manusia. Napoleon mengumumkan bahwa nama peternakan dikembalikan menjadi "Manor Farm". Saat hewan-hewan lain mengintip dari balik jendela, mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa lagi membedakan mana yang babi dan mana yang manusia; wajah mereka telah menjadi sama.

 

Kesimpulan

Animal Farm The Graphic Novel tetap menjadi mahakarya karena kemampuannya menangkap esensi sifat manusia dan politik dalam narasi yang singkat namun memiliki dampak emosional serta intelektual yang abad

Novel grafis ini tidak hanya sekadar memindahkan teks ke dalam gambar, tetapi meningkatkan narasi melalui interpretasi visual yang tajam. Versi grafis seperti ini adalah cara yang sangat direkomendasikan bagi pembaca modern untuk mengalami pesan satir Orwell dengan cara yang lebih imersif dan menggugah secara emosional.

 

------------------- 

-------------------------------------------------------------------------


 

Dipidiff.com adalah sebuah media edukasi yang menginspirasi melalui beragam topik pengembangan diri, rekomendasi buku-buku, dan gaya hidup yang bervibrasi positif.

Diana Fitri, biasa dipanggil Dipi, adalah seorang ibu yang gemar berkebun, dan rutin berolahraga. Gaya hidup sehat dan bervibrasi positif adalah dua hal yang selalu ia upayakan dalam keseharian. Sambil mengasuh putra satu-satunya, ia juga tetap produktif dan berusaha berkembang secara kognitif, sosial, mental dan spiritual.

Lulusan prodi Pemuliaan Tanaman Universitas Padjadjaran, Dipi lalu melanjutkan studi ke magister konsentrasi Pemasaran, namun pekerjaannya justru banyak berada di bidang edukasi, di antaranya guru di Sekolah Tunas Unggul, sekolah International Baccalaureate (IB), dan kepala Kemahasiswaan di Universitas Indonesia Membangun. Setelah resign tahun 2016, Dipi membangun personal brand Dipidiff hingga saat ini.

Sebagai Certified BNSP Public Speaker dan Certified BNSP Trainerserta certified IALC coach, (certified BNSP Master Trainer, certified BNSP NLP, certified BNSP Komunikasi, certified internasional coach ICF, certified EQ, dan certified Pengembangan Kurikulum dan Fasilitas Pelatihan -- on planning 2026). Dipi diundang oleh berbagai perusahaan, komunitas dan Lembaga Pendidikan untuk berbagi topik membaca, menulis, mereviu buku, public speaking, dan pengembangan diri, misalnya di Kementrian Keuangan, Universitas Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, BREED, Woman Urban Book Club, Lions Clubs, Bandung Independent School, The Lady Book Club, Buku Berjalan.id, SMAN 24 Bandung, SMAN 22 Bandung, Mega Andalan Kalasan, Manulife Indonesia, SERA ASTRA, dan lain-lain. Selama dua tahun menjadi pemateri rutin di platform edukasi Cakap.com. Dipi meng-coaching-mentoring remaja dan dewasa di Growth Tracker Program, ini adalah program pribadi, yang membantu (terutama) remaja dan dewasa muda untuk menemukan passion dan mengeluarkan potensi mereka. 

Berstatus bookblogger, reviu-reviu buku yang ia tulis selalu menempati entry teratas di halaman pertama mesin pencari Google, menyajikan ulasan terbaik untuk ribuan pembaca setia. Saat ini Dipi adalah brand ambassador untuk Periplus Bandung dan berafiliasi dengan Periplus Indonesia di berbagai event literasi. Dipi juga pernah menjadi Official Reviewer untuk Republika Penerbit dan berpartner resmi dengan MCL Publisher. Kolaborasi buku-bukunya, antara lain dengan One Peach Media, Hanum Salsabiela Rais Management, KPG, Penerbit Pop, Penerbit Renebook, dan Penerbit Serambi. Reviu buku Dipi bisa dijumpai di www.dipidiff.com maupun Instagram @dipidiffofficial. Dulu sempat menikmati masa menjadi host di program buku di NBS Radio dan menulis drop script acara Indonesia Kemarin di B Radio bersama penyiar kondang Sofia Rubianto (Nata Nadia). Podcast Dipi bisa diakses di Youtube Dipidiff Official.

Let's encourage each other to shape a better future through education and book recommendation.

Contact Dipidiff at DM Instagram @dipidiffofficial

 

 

 

 

 

Hits: 5436

TERBARU - ARTIKEL PENGEMBANGAN DIRI & TERAPI TANAMAN

Kuasai Mindset, Ubah Hidup: Panduan Berp…

19-02-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Cara Berpikir Positif, Produktif, dan Bermanfaat dengan Menguasai Mindset  "In a growth mindset, challenges are exciting rather than threatening. So rather than thinking, oh, I'm going to reveal my weaknesses, you...

Read more

Cara Mewujudkan Impian dengan Manifestas…

03-11-2024 Dipidiff - avatar Dipidiff

Updated 24 Februari 2025     I think human beings must have faith or must look for faith, otherwise our life is empty, empty. To live and not to know why the cranes...

Read more

Mengapa Ringkasan Buku Itu Penting?

19-06-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Pernah ga sih teman-teman merasakan suatu kebutuhan yang sebenarnya mendesak namun seringkali diabaikan? Mungkin karena rasanya kebutuhan ini sepele, atau mungkin dia tidak terasa mendesak sampe ketika waktunya tiba mendadak...

Read more

10 Tips Mengatasi Kesepian

05-12-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Apakah kamu akhir-akhir ini merasa kesepian? Rasa sepi ini ga cuma hadir saat sendiri, tapi juga di tengah keramaian, atau bahkan saat bersama orang-orang terdekat. Ada sebuah rasa hampa yang...

Read more

Cara Membuat Perpustakaan Pribadi di Rum…

25-09-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Perpustakaan sendiri punya kenangan yang mendalam di benak saya. Saya yakin teman-teman juga punya memori tersendiri ya tentang library. Baca juga "Arti Perpustakaan Bagi Para Pecinta Buku" Baca juga "Perpustakaan Luar...

Read more

TERBARU - REVIEW BUKU + INSIGHTS + RINGKASAN+ PERTANYAAN REFLEKTIF

Review Buku Strange Pictures - Uketsu + …

01-04-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

    A Barnes and Noble Best Book of 2025 The Times Bestseller. The Chilling Japanese Mystery Sensation   Judul : Strange Pictures Penulis : Uketsu Jenis Buku : Psychological Thriller, Murder Mystery Penerbit : Pushkin Press Tahun Terbit...

Read more

Review Buku Countdown to Riches - Rhonda…

30-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Countdown to Riches, 21 Days of Wealth-Attracting Habits Penulis : Rhonda Byrne Jenis Buku : Motivational Self-Help Penerbit : HarperCollins Publisher Tahun Terbit : 2025 Jumlah Halaman : 208 halaman Dimensi Buku :  19.70 x 14.10 x...

Read more

Review Buku Intentional - Chris Bailey +…

26-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

Judul : Intentional, How to Finish What You Start Penulis : Chris Bailey Jenis Buku : Personal Time Management, Success Self-Help Penerbit : Pan MacMillan Tahun Terbit : 2026 Jumlah Halaman : 272 halaman Dimensi Buku...

Read more

Review Buku The Dose Effect - TJ Power +…

24-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Dose Effect, Everyday Habits to Balance Your Brain for a Healthier, Happier Life Penulis : TJ Power Jenis Buku : Emotional Mental-Health Penerbit : HarperCollins Tahun Terbit : 2025 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku The Ideological Brain - Leor…

23-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

THE TELEGRAPH BEST BOOKS OF 2025 THE GUARDIAN BRILLIANT BOOKS TO READ IN 2025 Judul : The Ideological Brain Penulis : Leor Zmigrod Jenis Buku : Cognitive Psychology Books, Political Philosophy Penerbit : Penguin Random House UK Tahun...

Read more

TERBARU - TERAPI HUTAN & KOTA "CERITA LOKASI, INFO TANAMAN, DAN TERAPI DIRI"

Sprekken Cafe & Resto (a Story)

13-10-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Kalau bukan karena seorang teman yang mengajak ketemuan untuk membahas teknis acara buku, saya mungkin tidak akan pernah tahu ada cafe seperti Sprekken di Bandung. Main saya memang kurang jauh...

Read more

Bootopia Periplus (a Story)

12-10-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

Salah satu event diskon buku impor yang paling ditunggu se-Indonesia adalah Bootopia Periplus. Semua orang sudah paham hanya di event ini buku-buku bagus bisa masuk list diskon. Bootopia diadakan dua kali dalam setahun, serentak di toko-toko...

Read more

Periplus Mall Pakuwon Jogja (a Story)

27-09-2025 Administrator - avatar Administrator

  Setelah Juni saya menuliskan agenda visit saya ke Periplus Heritage (sebenarnya ini agenda rutin per bulan), akhirnya Juli saya bisa lanjut ke Periplus Pakuwon Jogja. Bertepatan dengan urusan pekerjaan sebagai...

Read more

The Room 19 Independent Library Dipatiuk…

22-09-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

    The Room 19, cafe library yang akhir-akhir ini namanya mencuat di kalangan para pencinta buku, mungkin mulai menyamai tenarnya cafe Kineruku. Saya sendiri penasaran dengan perpustakaan independen ini karena melihat...

Read more

Ben Farm (a Story)

13-07-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Plant therapy dengan merawat tanaman terbukti membawa dampak yang signifikan dalam ketenangan dan pikiran yang makin positif. Hobi dari remaja ini sempat memudar saat saya sibuk bekerja dan kuliah Magister...

Read more