0

Kuasai Mindset, Ubah Hidup: Panduan Berpikir Berkembang dan Produktif

Published: Thursday, 19 February 2026 Written by Dipidiff

 

Cara Berpikir Positif, Produktif, dan Bermanfaat dengan Menguasai Mindset 

"In a growth mindset, challenges are exciting rather than threatening. So rather than thinking, oh, I'm going to reveal my weaknesses, you say, wow, here's a chance to grow." – Carol S. Dweck (Mindset)

 

Tak ada kisah yang lebih menggugah jiwa tentang kekuatan mindset daripada perjalanan Nick Vujicic, pria kelahiran Australia yang lahir tanpa lengan dan kaki, hanya dengan satu bagian anggota tubuh kecil yang ia sebut “kaki kecil”. Di masa kecil, Nick tenggelam dalam depresi, malu, dan pertanyaan pedih: “Mengapa aku seperti ini? Apa gunanya hidupku?” Ia bahkan pernah mencoba bunuh diri. Namun, segalanya berubah ketika seorang teman memberinya artikel tentang seorang penderita disabilitas yang tetap melayani sesama.

Di situlah benih mindset baru tumbuh: bukan “Apa yang tidak kumiliki?”, tapi “Apa yang masih bisa kuberikan?” Dengan tekad luar biasa, Nick belajar menulis, berenang, bahkan bermain golf. Hal itu ia lakukan bukan untuk membuktikan pada dunia, tapi untuk membuktikan pada dirinya sendiri bahwa keterbatasan fisik tidak menentukan nilai hidup. Ia memilih berpikir positif bukan dengan menyangkal rasa sakit, tapi dengan mencari makna di dalamnya.

Nick kemudian menjadi pembicara inspiratif yang telah menyentuh jutaan jiwa di lebih dari 70 negara, mendirikan organisasi nirlaba, dan menulis buku laris yang menyebarkan pesan: “Jika aku bisa bahagia tanpa lengan dan kaki, mengapa kamu tidak bisa bahagia dengan segala yang kamu miliki?”

Kisah Nick mengingatkan kita bahwa berpikir positif bukanlah menutup mata pada kenyataan, tapi memilih untuk melihat kemungkinan di balik keterbatasan; berpikir produktif bukanlah sibuk tanpa henti, tapi menggunakan setiap napas untuk menciptakan nilai; dan berpikir bermanfaat bukanlah menunggu sempurna, tapi memberi dari keutuhan yang ada, sekecil apa pun itu. Dan dari sana, lahir kehidupan yang tidak hanya bertahan, tapi bersinar.

 

"If I fail, I try again, and again, and again. If you fail, are you going to try again? The human spirit can handle much worse than we realize."
"Your time is too valuable to be wasting on people who don’t deserve you, or on things that don’t matter."

- Nick Vujicic -

 

Apa Itu Mindset?

Mindset adalah kumpulan keyakinan bawah sadar yang membentuk cara kita memandang diri sendiri, dunia, dan kemungkinan dalam hidup.

Istilah ini dipopulerkan oleh psikolog Carol S. Dweck melalui risetnya tentang fixed mindset (pola pikir tetap) vs growth mindset (pola pikir berkembang). Tapi sebenarnya, mindset jauh lebih luas. Mindset adalah lensa batin yang menentukan apakah kita melihat tantangan sebagai ancaman atau peluang. Mindset adalah sistem operasional mental yang mengatur respons kita terhadap kegagalan, kritik, dan perubahan.

Contoh:

  • Dengan mindset terbatas: “Aku gagal presentasi → Aku tidak cukup pintar.”
  • Dengan mindset berkembang: “Aku gagal presentasi → Aku belajar cara mempersiapkan diri lebih baik.”

Mindset bukanlah kepribadian, melainkan pilihan yang bisa kita latih setiap hari.

 

"Becoming is better than being."

- Carol S. Dweck -

 

Apa Itu Berpikir Positif, Produktif, dan Bermanfaat?

Berpikir positif bukan berarti mengabaikan kenyataan atau memaksakan kebahagiaan. Berpikir positif adalah memilih untuk fokus pada apa yang bisa dikendalikan, mencari makna dalam kesulitan, dan mempercayai bahwa pertumbuhan selalu mungkin.

Contoh:

  • Bukan: “Semuanya baik-baik saja!” (penyangkalan)
  • Tapi: “Ini sulit, tapi aku punya sumber daya untuk menghadapinya.” (realistis + harapan)

Berpikir produktif adalah mengarahkan pikiran pada solusi, tindakan, dan nilai, bukan pada keluhan, penyesalan, atau kekhawatiran yang tak berujung.

Contoh:

  • Bukan: “Kenapa ini terjadi padaku?”
  • Tapi: “Apa langkah kecil yang bisa kubuat hari ini?”

Berpikir bermanfaat adalah menghubungkan setiap pikiran dan tindakan dengan kontribusi nyata—bagi diri sendiri, orang lain, atau dunia.

Contoh:

  • “Apa yang kulakukan hari ini meninggalkan jejak baik?”
  • “Bagaimana caraku menyelesaikan masalah ini bisa membantu orang lain di masa depan?”

Ketiga cara berpikir ini saling terkait, sebab Mindset yang sehat akan menghasilkan pikiran positif, yang kemudian mendorong tindakan produktif, dan menciptakan manfaat nyata.

 

 

Manfaat Menguasai Mindset untuk Hidup Positif, Produktif, dan Bermanfaat

Tentunya banyak manfaat yang kita peroleh dengan menguasai mindset, mulai dari internal diri hingga hubungan sosial.

  1. Ketahanan Emosional Lebih Kuat. Pulih lebih cepat dari kegagalan karena melihatnya sebagai data, bukan identitas.
  2. Produktivitas yang Berkelanjutan. Tidak terjebak dalam “sibuk palsu”, tapi fokus pada tindakan yang berdampak.
  3. Hubungan yang Lebih Sehat. Tidak mudah tersinggung atau defensif—karena tidak mengaitkan kritik dengan harga diri.
  4. Kesehatan Mental & Fisik yang Lebih Baik. Studi menunjukkan orang dengan growth mindset memiliki kadar stres lebih rendah dan sistem imun lebih kuat.
  5. Dampak Sosial yang Lebih Luas. Saat kita berpikir bermanfaat, hidup kita tidak hanya “sukses”, tapi juga bermakna.

Seperti kata Viktor Frankl:
"Ketika kita tidak bisa mengubah situasi, kita ditantang untuk mengubah diri sendiri, dan dalam perubahan itu, kita menemukan makna.

 

"Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedoms, to choose one’s attitude in any given set of circumstances."
"When we are no longer able to change a situation, we are challenged to change ourselves."

- Viktor E. Frankl -

 

 

Namun dalam perjalanan menguasai pola pikir ini, akan ada hambatan-hambatan yang menghadang. Beberapa hambatan umum dalam menguasai mindset adalah sebagai berikut:

  1. Keyakinan masa kecil yang membuat takut mencoba dan membatasi potensi diri. Biasanya berupa keyakinan bahwa “Aku tidak cukup baik,” dan menyamakan kesalahan sebagai kegagalan.
  2. Lingkungan negatif baik dari keluarga, teman, bahkan media yang meremehkan atau pesimis. Lingkungan seperti ini menormalisasi sikap korban dan bukan menempatkan diri sebagai hero dalam kehidupan.
  3. Overthinking, ketika otak terjebak dalam skenario terburuk. Kondisi ini menguras energi dan menghambat tindakan.
  4. Perbandingan sosial dengan melihat kehidupan orang lain di media sosial. Muncul perasaan tidak cukup, iri, dan berujung kehilangan fokus.
  5. Kurangnya kesadaran diri berupa tidak menyadari pola pikir otomatis, sehingga terjebak terus mengulangi siklus negatif.

Dalam hal ini kita harus terus mengingat satu fakta penting, yakni kita tidak bisa menghentikan pikiran negatif, tapi kita bisa memilih mana yang layak dipercaya.

 

"Whether you think you can, or you think you can’t, you’re right."

- Henry Ford -

 

 

Cara Menguasai Mindset

Mindset sejati lahir dari kejujuran, bukan penyangkalan. Tujuan menguasai mindset bukan menjadi “orang optimis”, tapi menjadi manusia yang sadar, tangguh, dan penuh makna dalam cara berpikir.

  1. Mengenali Pola Pikir

Penguasaan mindset dimulai dari mengenali pola pikir kita saat ini. Setiap kali merasa cemas atau gagal, coba tanyakan pada diri, "Apa cerita yang kuceritakan pada diriku sendiri?", lalu tulis di selembar kertas atau dokumen digital, “Aku gagal karena aku bodoh” dan “Aku belum menguasai ini, tapi aku bisa belajar.” Renungkan kedua pernyataan ini dan dengan kesadaran penuh yakini pernyataan kedua. Latihan ini disebut cognitive reframing yang merupakan inti dari terapi kognitif.

Kita juga bisa melakukannya dengan cara sebagai berikut:

  • Ingat satu situasi sulit minggu ini.
  • Tulis pikiran otomatis yang muncul:

"Aku merasa ______ karena aku berpikir ______."
Contoh: "Aku merasa gagal karena aku berpikir ‘Aku tidak cukup baik’."

  • Tanyakan:

"Apakah pikiran ini membantuku maju—atau justru mengurungku?"
Refleksi: Apa pola pikir lama yang sering muncul saat kamu stres?

Tujuan aktifitas ini adalah melihat pola, dan bukan untuk menghakimi diri.

 

  1. Latihan Growth Mindset

Langkah berikutnya adalah dengan terus berlatih growth mindset setiap hari. Setiap kali terpikirkan atau terucap kata, “Aku tidak bisa”, ganti dengan “Aku belum bisa, tapi aku sedang belajar”; “Ini terlalu sulit,” ganti dengan, “Ini tantangan yang akan membuatku tumbuh.” Selalu ingat untuk merayakan usaha, dan bukan hanya hasil, katakan pada diri,"Aku bangga karena aku mencoba, meski hasilnya belum sempurna." Renungkan juga bagaimana perasaan kita saat mengganti narasi lama dengan yang baru? Latihan ini bertujuan untuk melatih otak membentuk jalan saraf baru sehingga lebih lentur dan lebih berharap.

 

"Do the best you can until you know better. Then when you know better, do better."

- Maya Angelou -

 

  1. Kebiasaan Berpikir Positif

Saat bangun tidur, kembangkan kebiasaan untuk berpikir positif dengan cara menulis satu niat baik dan satu hal yang disyukuri di pagi hari, serta lakukan refleksi di malam hari. Pertanyaan refleksi yang bisa direnungkan misalnya,"Apa 1 hal kecil yang berhasil hari ini?" dan,"Apa yang bisa kupelajari dari tantangan hari ini?". Renungkan pula apa yang berubah saat kita mengakui keberhasilan kecil, dan bukan hanya kekurangan. Rutinitas seperti ini merupakan konsistensi yang kecil namun hasilnya lebih besar dan kokoh daripada intensitas yang sesekali saja. Aktifitas ini juga melatih otak melihat kemajuan, bukan hanya kesalahan.

 

"A pessimist sees the difficulty in every opportunity; an optimist sees the opportunity in every difficulty."

- Winston Churchill -

 

  1. Kelola Input Mental

Dengan banyak dan kuatnya pengaruh eksternal terhadap pola pikir kita, maka penting untuk mengelola input mental dengan cara mengurangi berita sensional, media sosial yang memicu perbandingan, dan obrolan negatif tanpa solusi. Sebaliknya tambahkan buku bacaan dan audio podcast yang bermanfaat, serta percakapan dengan orang yang bisa membangun sisi positif diri kita. Tingkatkan pada hal yang membawa ketenangan, fokus, dan inspirasi. Renungkan bagaimana kualitas pikiran kita berubah saat kita mengatur inputnya. Jika pikiran kita adalah taman, maka apa yang kita tanam, itu yang tumbuh. Aktifitas ini akan mengambil kembali kendali atas lingkungan mental kita.

 

"You cannot change your destination overnight, but you can change your direction overnight."
"Don’t wish it were easier. Wish you were better."

- Jim Rohn -

 

  1. Fokus Pada Apa yang Bisa Dikendalikan

Seringkali kita terjebak dalam situasi yang sulit tanpa jalan keluar karena cara berpikir yang kurang tepat. Latihlah untuk fokus pada apa yang bisa dikendalikan untuk mengurangi kecemasan, meningkatkan rasa kendali internal.

Gunakan lingkaran pengaruh (Stephen Covey) yang membagi area menjadi dua, yakni (1) dalam kendaliku (responsku, usahaku, nilaiku, caraku berbicara), dan (2) di luar kendaliku (pendapat orang, masa lalu, cuaca, keputusan orang lain). Setiap pagi, tanyakan pada diri sendiri,"Hari ini, di mana aku bisa memberi pengaruh positif, sekecil apa pun?"

Kita juga bisa mencoba melepaskan beban yang bukan milik kita ini dengan cara:

  • Buat dua kolom:
    "Yang Bisa Kukendalikan" | "Yang Tidak Bisa Kukendalikan"
  • Isi dengan situasi yang sedang dihadapi.
  • Lingkari satu hal di kolom "bisa", lalu lakukan hari ini, sekecil apa pun.

Di akhir, renungkan bagaimana rasanya melepaskan sesuatu yang selama ini kita pikir harus kita atur.

 

"We are not human beings having a spiritual experience. We are spiritual beings having a human experience."
"Sow a thought, reap an action; sow an action, reap a habit; sow a habit, reap a character; sow a character, reap a destiny."

- Stephen R. Covey -

 

  1. Hubungkan dengan Tujuan yang Lebih Besar

Tidak ada kehidupan yang lebih berarti kecuali dengan menghubungkannya dengan tujuan yang lebih besar, sebab pikiran yang terhubung dengan makna tidak mudah goyah oleh rintangan kecil. Tanyakan setiap kali bertindak,"Bagaimana ini membantuku menjadi versi terbaik diriku?" dan “Bagaimana ini bisa bermanfaat bagi orang lain?". Lakukan satu tindakan kecil yang mencerminkan jawaban dua pertanyaan tersebut, misalnya: mendengarkan tanpa menghakimi, menyelesaikan pekerjaan dengan integritas, dan memberi pujian tulus. Renungkan apa yang muncul saat kita menghubungkan tindakan kecil kita dengan makna yang besar. Aktifitas ini akan mengubah produktivitas dari “sekadar menyelesaikan” menjadi “memberi nilai”.

 

"Whatever the mind can conceive and believe, it can achieve."
"Thoughts are things! And powerful things at that, when mixed with definiteness of purpose, persistence, and a burning desire for their translation into riches, or other material objects."

- Napoleon Hill -

 

Setelah 7 hari kita bisa memilih satu atau dua cara yang paling sesuai untuk kita dan dikembangkan menjadi kebiasaan harian, setelah berhasil lanjutkan dengan melakukan satu atau dua cara lainnya hingga tuntas semua menjadi kebiasaan kita sehari-hari.

--

 

Menguasai mindset bukan tentang menghilangkan pikiran negatif, tapi tentang tidak membiarkannya mengemudikan hidup kita. Kita tidak perlu menjadi orang yang selalu positif. Kita hanya perlu menjadi orang yang memilih untuk tidak menyerah pada pikiran yang merugikan diri sendiri. Berpikir positif bukan tentang menyangkal kegelapan, tapi tentang menyalakan lilin di tengahnya. Berpikir produktif bukan tentang bekerja tanpa henti tapi tentang mengarahkan energi kita pada apa yang benar-benar penting. Dan berpikir bermanfaat bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang meninggalkan jejak kebaikan, sekecil apa pun.

Dan kabar baiknya adalah semua ini bisa dilatih, mulai hari ini, dengan satu pikiran yang kita pilih untuk percayai.

Saat pikiran lama muncul, katakan pada diri, “Hari ini, aku memilih jalan yang lebih berani."

 

 

 

 

Referensi:

Mindset; Update Edition: Changing The Way You Think to Fulfill Your Potential. Carol Dweck. 2017

Rewire: Break the Cycle, Alter Your Thoughts and Create Lasting Change (Your Neurotoolkit for Everyday Life). Nicole Vignola. 2024.

The Greatness Mindset: Unlock the Power of Your Mind and Live Your Best Life Today. Lewis Howes. 2023.

The Let Them Theory; A Life-Changing Tool That Millons of People Can't Stop Talking About. Mell Robbins. 2025

Grit; The Power of Passion and Perseverance. Angela Duckworth. 2016.

The Magic of Thinking Big. David Joseph Schwartz. 2014.

Growth Mindset: 7 Secret to Destroy Your Fixed Mindset and Tap into Your Psychology Success . Timothy Willink. 2019.

Peak: Secrets from the New Science of Expertise. Anders Ericsson. 2016.

Learned Optimism. Martin E. P. Seligman. 2011.

The Power of Mindset Change: Why Mindset Matters Most. Robert B Dilts. 2023.

The Growth Mindset: The Art of Growth #1. Joshua Moore. 2017.

Success Mindset: Learn How to Nurture a Mindset of Success to Become an Unstoppable Entrepreneur!. Empreender. 2021.

Mind Your Mindset: The Science That Shows Success Starts with Your Thinking. Michael Hyatt. 2023.

Elevate Your Mindset. Benjamin J Harvey, John F Demartini. 2018.

My Growth Mindset Journal: A Teacher's Workbook to Reflect on Your Practice, Cultivate Your Mindset, Spark New Ideas and Annie Brock. 2018.

Leadership Mindset 2.0: The Psychology and Neuroscience of Reaching Your Full Potential. R. Michael Anderson. 2023.

Millionaire Mindset: Accept That Your Own Life Choices Led to Who You Are Today. If You Can Accept This Then You Can Learn to Change Your Mindset and Habits to Match. Chris Ortega. 2020

7 Steps to an Unbreakable Mindset. Mike Diamond. 2018

Mindset Mastery. Nicholas Dodge. 2017.

 

----------------- 

-------------------------------------------------------------------------


 

Dipidiff.com adalah sebuah media edukasi yang menginspirasi melalui beragam topik pengembangan diri, rekomendasi buku-buku, dan gaya hidup yang bervibrasi positif.

Diana Fitri, biasa dipanggil Dipi, adalah seorang ibu yang gemar berkebun, dan rutin berolahraga. Gaya hidup sehat dan bervibrasi positif adalah dua hal yang selalu ia upayakan dalam keseharian. Sambil mengasuh putra satu-satunya, ia juga tetap produktif dan berusaha berkembang secara kognitif, sosial, mental dan spiritual.

Lulusan prodi Pemuliaan Tanaman Universitas Padjadjaran, Dipi lalu melanjutkan studi ke magister konsentrasi Pemasaran, namun pekerjaannya justru banyak berada di bidang edukasi, di antaranya guru di Sekolah Tunas Unggul, sekolah International Baccalaureate (IB), dan kepala Kemahasiswaan di Universitas Indonesia Membangun. Setelah resign tahun 2016, Dipi membangun personal brand Dipidiff hingga saat ini.

Sebagai Certified BNSP Public Speaker dan Certified BNSP Trainerserta certified IALC coach, (certified BNSP Master Trainer, certified BNSP NLP, certified BNSP Komunikasi, certified internasional coach ICF, certified EQ, dan certified Pengembangan Kurikulum dan Fasilitas Pelatihan -- on planning 2026). Dipi diundang oleh berbagai perusahaan, komunitas dan Lembaga Pendidikan untuk berbagi topik membaca, menulis, mereviu buku, public speaking, dan pengembangan diri, misalnya di Kementrian Keuangan, Universitas Negeri Semarang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, BREED, Woman Urban Book Club, Lions Clubs, Bandung Independent School, The Lady Book Club, Buku Berjalan.id, SMAN 24 Bandung, SMAN 22 Bandung, Mega Andalan Kalasan, Manulife Indonesia, SERA ASTRA, dan lain-lain. Selama dua tahun menjadi pemateri rutin di platform edukasi Cakap.com. Dipi meng-coaching-mentoring remaja dan dewasa di Growth Tracker Program, ini adalah program pribadi, yang membantu (terutama) remaja dan dewasa muda untuk menemukan passion dan mengeluarkan potensi mereka. 

Berstatus bookblogger, reviu-reviu buku yang ia tulis selalu menempati entry teratas di halaman pertama mesin pencari Google, menyajikan ulasan terbaik untuk ribuan pembaca setia. Saat ini Dipi adalah brand ambassador untuk Periplus Bandung dan berafiliasi dengan Periplus Indonesia di berbagai event literasi. Dipi juga pernah menjadi Official Reviewer untuk Republika Penerbit dan berpartner resmi dengan MCL Publisher. Kolaborasi buku-bukunya, antara lain dengan One Peach Media, Hanum Salsabiela Rais Management, KPG, Penerbit Pop, Penerbit Renebook, dan Penerbit Serambi. Reviu buku Dipi bisa dijumpai di www.dipidiff.com maupun Instagram @dipidiffofficial. Dulu sempat menikmati masa menjadi host di program buku di NBS Radio dan menulis drop script acara Indonesia Kemarin di B Radio bersama penyiar kondang Sofia Rubianto (Nata Nadia). Podcast Dipi bisa diakses di Youtube Dipidiff Official.

Let's encourage each other to shape a better future through education and book recommendation.

Contact Dipidiff at DM Instagram @dipidiffofficial

 

 

 

Hits: 7648

TERBARU - ARTIKEL PENGEMBANGAN DIRI & TERAPI TANAMAN

Kuasai Mindset, Ubah Hidup: Panduan Berp…

19-02-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Cara Berpikir Positif, Produktif, dan Bermanfaat dengan Menguasai Mindset  "In a growth mindset, challenges are exciting rather than threatening. So rather than thinking, oh, I'm going to reveal my weaknesses, you...

Read more

Cara Mewujudkan Impian dengan Manifestas…

03-11-2024 Dipidiff - avatar Dipidiff

Updated 24 Februari 2025     I think human beings must have faith or must look for faith, otherwise our life is empty, empty. To live and not to know why the cranes...

Read more

Mengapa Ringkasan Buku Itu Penting?

19-06-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Pernah ga sih teman-teman merasakan suatu kebutuhan yang sebenarnya mendesak namun seringkali diabaikan? Mungkin karena rasanya kebutuhan ini sepele, atau mungkin dia tidak terasa mendesak sampe ketika waktunya tiba mendadak...

Read more

10 Tips Mengatasi Kesepian

05-12-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Apakah kamu akhir-akhir ini merasa kesepian? Rasa sepi ini ga cuma hadir saat sendiri, tapi juga di tengah keramaian, atau bahkan saat bersama orang-orang terdekat. Ada sebuah rasa hampa yang...

Read more

Cara Membuat Perpustakaan Pribadi di Rum…

25-09-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Perpustakaan sendiri punya kenangan yang mendalam di benak saya. Saya yakin teman-teman juga punya memori tersendiri ya tentang library. Baca juga "Arti Perpustakaan Bagi Para Pecinta Buku" Baca juga "Perpustakaan Luar...

Read more

TERBARU - REVIEW BUKU + INSIGHTS + RINGKASAN+ PERTANYAAN REFLEKTIF

Review Buku Strange Pictures - Uketsu + …

01-04-2026 Administrator - avatar Administrator

    A Barnes and Noble Best Book of 2025 The Times Bestseller. The Chilling Japanese Mystery Sensation   Judul : Strange Pictures Penulis : Uketsu Jenis Buku : Psychological Thriller, Murder Mystery Penerbit : Pushkin Press Tahun Terbit...

Read more

Review Buku Countdown to Riches - Rhonda…

30-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Countdown to Riches, 21 Days of Wealth-Attracting Habits Penulis : Rhonda Byrne Jenis Buku : Motivational Self-Help Penerbit : HarperCollins Publisher Tahun Terbit : 2025 Jumlah Halaman : 208 halaman Dimensi Buku :  19.70 x 14.10 x...

Read more

Review Buku Intentional - Chris Bailey +…

26-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

Judul : Intentional, How to Finish What You Start Penulis : Chris Bailey Jenis Buku : Personal Time Management, Success Self-Help Penerbit : Pan MacMillan Tahun Terbit : 2026 Jumlah Halaman : 272 halaman Dimensi Buku...

Read more

Review Buku The Dose Effect - TJ Power +…

24-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Dose Effect, Everyday Habits to Balance Your Brain for a Healthier, Happier Life Penulis : TJ Power Jenis Buku : Emotional Mental-Health Penerbit : HarperCollins Tahun Terbit : 2025 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku The Ideological Brain - Leor…

23-03-2026 Dipidiff - avatar Dipidiff

THE TELEGRAPH BEST BOOKS OF 2025 THE GUARDIAN BRILLIANT BOOKS TO READ IN 2025 Judul : The Ideological Brain Penulis : Leor Zmigrod Jenis Buku : Cognitive Psychology Books, Political Philosophy Penerbit : Penguin Random House UK Tahun...

Read more

TERBARU - TERAPI HUTAN & KOTA "CERITA LOKASI, INFO TANAMAN, DAN TERAPI DIRI"

Sprekken Cafe & Resto (a Story)

13-10-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Kalau bukan karena seorang teman yang mengajak ketemuan untuk membahas teknis acara buku, saya mungkin tidak akan pernah tahu ada cafe seperti Sprekken di Bandung. Main saya memang kurang jauh...

Read more

Bootopia Periplus (a Story)

12-10-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

Salah satu event diskon buku impor yang paling ditunggu se-Indonesia adalah Bootopia Periplus. Semua orang sudah paham hanya di event ini buku-buku bagus bisa masuk list diskon. Bootopia diadakan dua kali dalam setahun, serentak di toko-toko...

Read more

Periplus Mall Pakuwon Jogja (a Story)

27-09-2025 Administrator - avatar Administrator

  Setelah Juni saya menuliskan agenda visit saya ke Periplus Heritage (sebenarnya ini agenda rutin per bulan), akhirnya Juli saya bisa lanjut ke Periplus Pakuwon Jogja. Bertepatan dengan urusan pekerjaan sebagai...

Read more

The Room 19 Independent Library Dipatiuk…

22-09-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

    The Room 19, cafe library yang akhir-akhir ini namanya mencuat di kalangan para pencinta buku, mungkin mulai menyamai tenarnya cafe Kineruku. Saya sendiri penasaran dengan perpustakaan independen ini karena melihat...

Read more

Ben Farm (a Story)

13-07-2025 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Plant therapy dengan merawat tanaman terbukti membawa dampak yang signifikan dalam ketenangan dan pikiran yang makin positif. Hobi dari remaja ini sempat memudar saat saya sibuk bekerja dan kuliah Magister...

Read more