Review Buku In A Dark, Dark Wood - Ruth Ware

Published: Thursday, 07 February 2019 Written by Dipidiff

 

 

Judul : In a Dark, Dark Wood

Penulis : Ruth Ware

Editor : Ika Yuliana Kurniasih

Disain Sampul : Rony Setiyawan

Jenis Buku : Psikologikal Suspense Misteri

Penerbit : Bentang Pustaka

Tahun Terbit : November 2016

Jumlah Halaman :  422 halaman

Dimensi Buku :  13 x 20,5 cm

Harga : Rp. 79.000

 

ISBN : 9786022912422

 

Edisi Terjemahan

Alih Bahasa : Indradya Susanto Putra

 

The New York Times Best Seller

*Author of The Woman in Cabin 10 and The Lying Game

*Instant New York Times, USA Today, and Los Angeles Time Bestseller

 
 

An NPR Best Book of the Year * An Entertainment Weekly Summer Books Pick * A Buzzfeed “31 Books to Get Excited About this Summer” Pick * A Publishers Weekly “Top Ten Mysteries and Thrillers” Pick * A Shelf Awareness Best Book of the Year * A BookReporter Summer Reading Pick * A New York Post “Best Novels to Read this Summer” Pick * A Shelf Awareness “Book Expo America 2015 Buzz Book” Pick

 

  


Sekelumit Tentang Isi

 

Di hutan yang amat sangat gelap, ada rumah yag amat sangat gelap;

Dan, di rumah yang amat sangat gelap, ada kamar yang amat sangat gelap;

Dan, di kamar yang amat sangat gelap, ada lemari yang amat sangat gelap;

Dan, di lemari yang amat sangat gelap, ada ... tengkorak

Sajak tradisional

 

Sebuah undangan pesta bujang dari Clare membawa Nora datang ke sebuah mansion mewah di dalam hutan. Nora tidak melihat Clare selama sepuluh tahun, sejak Nora keluar dari sekolah di suatu hari dan tidak pernah kembali.

Apakah ini kesempatan bagi Nora untuk akhirnya melupakan masa lalunya? Nora akhirnya memilih untuk datang memenuhi undangan.

Pesta bujang yang seharusnya menjadi momen-momen menyenangkan bersama teman-teman SMA-nya justru berubah menegangkan sewaktu pembunuhan terjadi. Di tengah kepanikan dan ketidakpastian, Nora meninggalkan hutan.

Semua menjadi kabur setelahnya. Nora sendiri terbangun di sebuah kamar rumah sakit dengan kepala yang berdenyut menyakitkan. Dia lantas dihadapkan bukan oleh pertanyaan apa yang telah terjadi, melainkan apa yang telah dia perbuat. Polisi mencurigainya sebagai pelaku pembunuhan.

Nora bersikeras meyakinkan bahwa dia bukan pelakunya. Namun sayang, dia menyadari bahwa ingatannya telah banyak yang hilang. Akhirnya, meski dikhianati oleh ingatannya sendiri, Nora berjuang membuktikan bahwa dia tak bersalah.

Akan tetapi, benarkah demikian?

Di hutan yang amat sangat gelap, ada sebuah rumah yang amat sangat gelap.
Dan, di rumah yang amat sangat gelap … ada rahasia yang lebih baik dikubur untuk selamanya.

Sometimes the only thing to fear… is yourself.


 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya


Disain sampul yang cantik menarik ini sangat saya sukai. Begitu lihat sekilas langsung ingin tahu isi bukunya lebih lanjut. Entah kenapa pilihan warnanya terasa sangat sesuai, dominan hijau dan merah. Gambar ilustrasinya juga sesuai isi buku. Itu pasti hutan dan pondok tempat pesta bujang diadakan.

Dibandingkan dengan disain sampul buku engver nya yang dominan warna putih abu-abu atau hijau flat, saya jelas lebih suka versi terjemahan ini. Sempat mengira versi terjemahan ini menggunakan disain sampul asli engvernya, tapi ternyata tidak. Kelemahan disain versi terjemahan cuma satu menurut saya, yakni kurang mencirikan genrenya. Rasanya cover engvernya dalam hal ini jauh lebih sesuai.


 

Picture : Disain Sampul Buku English Version

 

 

Tokoh dan Karakter


Leonora, gadis penulis, pendiam, pasif, pengamat, punya masa lalu yang dirahasiakan.
Nina, tegas, bicara blak-blakan, kadang kejam saat berbicara, setia kawan, mandiri, seorang dokter.
Tom, gay, penulis naskah teater, senang pesta, cukup ramah, 'suami' nya tidak menyukai Clare
Clare, cantik, menarik, selalu menjadi pusat perhatian, pandai berakting.
Flo, mengidolakan Clare, sahabat setia, impulsif, emosional, tidak percaya diri, rumah pondok itu milil bibinya.
Melani, ibu muda yang baru melahirkan, resah karena meninggalkan bayinya di rumah, tiba-tiba ingin pulang di tengah acara.

Semua tokoh utama memiliki rahasia. Deskripsi fisik tokoh tidak terpusat dalam satu alinea tapi tersebar dan dijelaskan sedikit demi sedikit, hingga mungkin mengaburkan kesan kita terhadap penggambaran fisik tokoh. Meski demikian terasa luwes saat dibaca. Misalnya,

Melani tersenyum, wajahnya yang tadi tampak agak khawatir sekarang berseri-seri dan lesung pipit muncul di kedua sisinya, dan aku merasa hatiku tertohok. Bukan karena ingin punya anak – aku tak ingin hamil dengan cara apa pun – melainkan rasa sakit yang mendadak muncul akibat melihat kebahagiaan yang mudah dan sempurna itu.

Halaman 32

 

 

Alur dan Latar


Cerita beralur campuran maju dan mundur dengan pola yang teratur. Tidak terasa membingungkan saat pergantian alur cerita. Kisah disampaikan dari sudut pandang orang pertama - Leonora. Alur ceritanya lambat.

Ending tertutup dengan menyisakan spekulasi romance sebagai bumbu cerita. Penjelasan misteri logis. Konflik medium, demikian pula ketegangannya. Sisi emosi yang digali terasa biasa, begitu pula dengan pesan cerita. Tapi misterinya terasa membayang-bayangi dari awal hingga akhir.

Novel ini menggunakan latar di Inggris dengan tempat-tempat seperti rumah sakit, apartemen, dan hutan yang dijadikan lokasi kejadian.

 

Deskripsi latarnya cukup detail. Misalnya,

Ruang duduknya di sini ...” Gadis itu mendahului kam berjalan menuju lorog yang mengeluarkan gema hingga ke langit-langitnya, ke ruangan rendah yang salah satu dindingnya seluruhnya dibuat dari kaca dan menghadap ke hutan. Anehnya, ada perasaan seperti sedang telanjang di sini, seolah kami sedang berada di panggung, memainkan peran kami di depan mata penonton yang tersembunyi di hutan sana. Aku gemetar dan berbalik memunggungi kaca, memandang ke sekeliling ruangan. Walaupun berisi sofa-sofa panjang yang lembap, tempat itu terasa hampa – dan setelah beberapa saat, aku menyadari sebabnya. Bukan karena dekorasi minimalis dan sedikitnya barng di situ – tiga pot di atas perapian, satu lukisan Mark Rothco di dinding – melainkan karena tak ada satu pun buku di tempat itu. Suasananya juga tak seperti pondok liburan – semua tempat yang pernah kuinapi punya rak penuh buku Dan Brown dan Agatha Christie. Rasanya malah lebih mirip rumah pamer.

Halaman 30

 

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

 

Sedikit sekali yang saya catat dari novel ini. Ini disebabkan sebagian karena narasinya yang mengalir, tapi lebih banyaknya karena alurnya yang pelan, konfliknya yang datang lama setelahnya, dan banyak hal dalam unsur cerita yang terasa biasa-biasa saja.

Meskipun begitu saya menyukai sisi misterinya yang menyelimuti dari awal hingga akhir cerita. Beberapa bagian dalam percakapan sering saya anggap sebagai 'clue' misteri yang ada. Lalu, emosi tertentu yang bolak-balik ditonjolkan penulis juga menarik perhatian saya. Salah satunya rasa duka yang mendalam yang dialami Nora yang berhubungan dengan topik bayi atau anak.

Aku melihat foto Melanie sedang terlentang di ranjang rumah sakit, dengan wajah pucat serupa tanah liat dan rambut yang kusut serta tamak seperti ekor-ekor tikus hitam tergerai di bahunya, memandang ke buntelan putih di lengannya dengan ekspresi berseri-seri sekaligus letih.

Aku terpaksa memalingkan wajah.

“Dan, ini saat Ben tersenyum – itu bukan pertama dia tersenyum, aku tidak melewatkannya, tapi Bill sedang pergi ke Dubai, jadi aku memastikan memotret senyuman berikutnya dan mengirimkan fotonya. Dan, ini foto terbarunya – kalian tak bisa melihat wajahnya dengan jelas, dia menaruh mangkuk di kepalanya, teberkatilah ia.”

Bayi itu sulit dikenali dari foto pertamanya yang menunjukkan mata biru gelap dan tatapan marahnya – foto ini menunjukkan bayi itu berwajah gemuk dan dihiasi tawa. Wajahnya separuh tertutup karena terhalang piring plastik jingga dan semacam cairan hijau yang mengalir di pipinya.

Halaman 49 

 

Ada catatan-catatan kaki di buku ini yang menjelaskan istilah atau situasi tertentu.

 

Deskripsi korban pembunuhan tidak berlebihan dan jauh dari kesan sadis. Biasanya genre psikologikal suspense memang tidak fokus ke sana, berbeda dengan psikologikal thriller (misalnya The Fourth Monkey - JD Barker).

Tidak ada pesan cerita yang kuat di In a Dark, Dark Wood. Sebagai gantinya, dengan mencermati karakter tokoh dalam cerita kita bisa belajar satu dua hal tentang baik buruknya sebuah keputusan atau tingkah laku. Ini juga umum untuk sebuah buku bergenre psychological suspense.

 

Saya sendiri merasa buku ini biasa saja untuk ukuran thriller. Saya lebih setuju jika memasukkan buku ini ke dalam kategori pyshicological suspense dan misteri. Tokoh-tokohnya memang penuh cacat cela dan bukan tipe sempurna dan berkarakter kuat. Tokoh seperti ini memang tidak disukai oleh sebagian pembaca. Alurnya yang pelan juga bisa membuka peluang pembaca menjadi lelah atau bosan. Untungnya narasinya mengalir dan unsur misterinya berhasil dibangun dari awal hingga akhir. Ide ceritanya klise, dan memang akan sangat mengganggu terutama bagi para feminis. Saya sendiri personally lebih suka karakter wanita yang powerfull dan percaya diri. Ada bagian-bagian dalam cerita yang dibiarkan tetap menjadi tanda tanya sehingga bisa menjadi bumbu cerita. Novel ini punya kemiripan ide dan gaya dengan kisah kisah misteri Agatha Christie dan beberapa novel suspense lainnya.
 
Jangan berharap ada ketegangan dan kengerian yang luar biasa di dalam buku ini. Tak ada pula adegan sadis atau konten sex. Secara umum buku ini aman untuk remaja, hanya poin gay pada tokoh Tom yang mungkin jadi ganjalan untuk kita pembaca di Indonesia.



Siapa Ruth Ware

Ruth Ware tumbuh besar di Sussex, pantai selatan Inggris. Setelah lulus dari Manchester University, dia pindah ke Paris, sebelum kembali lagi ke Inggris. Dia pernah bekerja sebagai pelayan, penjual buku, guru Bahasa Inggris, dan awak pers. Sekarang, dia tinggal di London Utara bersama suami dan dua orang anak mereka. In a Dark, Dark Wood adalah karya debutnya yang langsung merajai puncak The New York Times Bestselling Novel.

Ruth Ware adalah seorang penulis buku psychological crime thriller. Karya-karya adalah In a Dark, Dark Wood (2015), The Woman in Cabin 10 (2016), The Lying Game (2017) dan The Death of Mrs Westaway (2018). Baik In a Dark, Dark Wood maupun The Woman in Cabin 10 berada di daftar 10 buku terlaris di Sunday Times dan The New York Times.

Sebelum memulai karier menulisnya sebagai Ruth Ware, ia menulis lima novel fantasi young adult dengan nama lain Ruth Warburton, semuanya diterbitkan oleh Hodder's Children Books.
·         A Witch Alone (2013)
·         A Witch in Winter (2013)
·         A Witch in Love (2013)
·         Witch Finder (2014)
·         Witch Hunt (2014)

Dalam buku-buku kriminalnya, gaya penulisan Ware sering dibandingkan dengan gaya Agatha Christie. Ware mengakui secara tidak sadar dipengaruhi oleh Christie dan novelis misteri lainnya pada masa itu. Protagonis Ware biasanya wanita biasa yang menemukan diri mereka dalam situasi berbahaya yang melibatkan kejahatan. Dua novel Ware yang pertama menampilkan misteri pembunuhan dengan sekelompok orang yang terperangkap dan bereaksi untuk segera melarikan diri dari lingkungan berbahaya. Agatha Christie terkenal karena memanfaatkan perangkat plot ini, misalnya dalam novel seperti Murder on the Orient Express. Ware dan Christie memilih pengaturan dan situasi yang menumbuhkan rasa takut yang mendorong karakter mereka menjadi paranoia dan seringkali mereka bereaksi dengan keras sebagai hasilnya. Lingkungan-lingkungan ini menciptakan perasaan terisolir agar peristiwa-peristiwa itu terjadi.

Ware telah menulis empat thriller psikologis, pada 2018:

 • In a Dark, Dark Wood (2015)

 • The Woman in Cabin 10 (2016)

 • The Lying Game (2017)

 • The Death of Mrs Westaway (2018)

Tiga buku Ware telah dipilih untuk diadaptasi ke layar lebar.

·         In a Dark, Dark Wood (2015): New Line Cinema.

·         The Woman in Cabin 10 (2016): CBS - the Gotham Group.

·         The Lying Game (2017): Entertainment One, menjadi nominasi beberapa penghargaan.

Beberapa penghargaan yang diraih novel Ruth Ware
Dark, Dark Wood (2015)
·         A BEA Buzz Panel selection
·         An NPR best book of 2015
·         RT Reviewer's Choice Award for Best Suspense Novel

The Woman in Cabin 10 (2016)
·         Nominated for the 2016 Goodreads Choice Awards Best Mystery & Thriller
·         2016 Book of the Year Finalist selected by Book of the Month

Ulasan tentang buku-buku Ruth Ware umumnya positif. The Independent menyebut In A Dark, Dark Wood sebagai "novel kriminal terpanas tahun ini". The Guardian memuji In A Dark, Dark Wood " karakterisasi yang sangat baik "dan "akhir cerita yang memikat ". The Independent menggambarkan The Lying Game sebagai" cukup mencengkeram untuk dibaca dalam satu kali duduk, "dalam ulasan bintang empat . Pengulas penulis Kirkus Reviews mengatakan "batalkan rencana Anda untuk akhir pekan ketika Anda duduk dengan buku ini, karena Anda tidak ingin pindah sampai selesai".

Novel In A Dark, Dark Wood mendapatkan rating 3.8 di situs Amazon dan 3.7 di Goodreads.

 

Rekomendasi

Novel ini saya rekomendasikan kepada pembaca dewasa yang menyukai genre psychological suspense dengan unsur misteri yang kental dari awal hingga akhir cerita. Alurnya pelan, campuran maju dan mundur tapi teratur dan nyaman dibaca. Kisah diceritakan dari sudut pandang orang pertama. Ending tertutup dengan meninggalkan spekulasi romance dan misteri sebagai bumbu cerita. Tokoh-tokohnya berkarakter tidak sempurna. Tidak ada adegan sadis. Ketegangan dan sisi emosinya medium saja, demikian pula dengan konfliknya. Deskripsi latar cukup detail. Narasinya mengalir dan untuk suspense buku ini termasuk ringan dibaca sehingga cocok untuk dijadikan bacaan dalam perjalanan atau buku sekali duduk saja. Terjemahannya bagus sehingga isi cerita bisa dipahami dengan baik.

 

My Rating : 3.8/5

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku How To See - Thich Nhat Hanh

17-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : How To See Penulis : Thich Nhat Hanh Jenis Buku : Self Improvement Penerbit : Ebury Publishing  Tahun Terbit : Juli 2019 Jumlah Halaman :  128 halaman Dimensi Buku : 11.00 x 15.60 x 0.70 cm Harga :...

Read more

Review Buku How To Own The Room - Viv Gr…

27-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : How to Own The Room Women and The Art of Brilliant Speaking Penulis : Viv Groskop Jenis Buku : Communication – Public Speaking Penerbit : Transworld Publishers Ltd  Tahun Terbit : Desember 2018 Jumlah Halaman : ...

Read more

Review Buku Wabi Sabi (Japanese Wisdom f…

27-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wabi Sabi Japanese Wisdom for a Perfectly Imperfect Life Penulis : Beth Kempton Jenis Buku : Philosophy – Self Improvement Penerbit : Harper Design Tahun Terbit : Desember 2018 Jumlah Halaman :  256 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

Review Buku Money - Yuval Noah Harari

18-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Money Penulis : Yuval Noah Harari Jenis Buku : Non Fiction History - Economy Penerbit : Vintage Publishing Tahun Terbit : April 2018 Jumlah Halaman : 144 halaman Dimensi Buku :  11.20 x 27.40 x 1.60 cm Harga...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku A Song of Shadows (Kidung Ba…

14-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : A Song of Shadows (Kidung Bayang-Bayang) Penulis : John Connolly Disain Sampul : Edward Iwan Mangopang Jenis Buku : Detektif Kriminal – Misteri - Suspense Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku 64 Tips dan Trik Presentasi …

31-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : 64 Tips dan Trik Presentasi Public Speaking Mastery in Action Penulis : Ongky Hojanto Disain Sampul : Orkha Creative Jenis Buku : Non Fiksi - Komunikasi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - LIFE STORY

The Best Way to Start a New Habit

18-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Banyak orang termasuk saya yang hidupnya penuh rencana perbaikan diri. Fokus pada menemukan kebiasaan baru dan berusaha menghilangkan kebiasaan lama seolah sudah jadi agenda sehari-hari. Tapi niat dan realisasi kadang...

Read more

How To Deal with Anger, Anxiety, and Lon…

17-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Ini artikel pertama di blog saya yang membahas satu topik tertentu dalam buku yang saya baca. Harapan saya sederhana, yakni semoga ilmu dan wawasan positif yang saya dapatkan dari buku-buku...

Read more

The Five Things Your Website Should Incl…

17-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Website dan blog adalah portal wajib perusahaan masa kini. Penyebabnya tentu saja adalah kemajuan teknologi seperti internet dan gadget. Jaman sekarang memiliki bisnis tak harus memiliki bangunan fisik, cukup dengan...

Read more