Review Buku The Life We Bury - Allen Eskens

Published: Saturday, 12 January 2019 Written by Dipidiff

 

Judul : The Life We Bury - Detective Max Rupert #1  

Penulis : Allen Eskens

Jenis Buku : Fiksi – Suspense, misteri

Penerbit : Noura Publishing

Tahun Terbit : Desember 2017

Jumlah Halaman :  408 halaman

Dimensi Buku : 14 x 21 cm

Harga : Rp.79.000

ISBN : 9786023852987

 

Edisi Terjemahan

Alih Bahasa : Hilmi Akmal

 

Barry Award for Best Paperback Original (2015), Anthony Award Nominee for Best First Novel (2015), Edgar Award Nominee for Best First Novel (2015), Minnesota Book Award Nominee for Genre Fiction (2015), Left Coast Crime Award for Best Debut Mystery (The Rosebud) (2015), ITW Award Nominee for Best First Novel (2015)

 


Sekelumit Tentang Isi


Joe Talbert harus menanggung beban hidup yang besar dengan menghadapi ibunya yang temperamen karena pengaruh alkohol dan merawat adiknya yang autis. Tapi itu semua tidak menghalanginya untuk terus melanjutkan studinya sebagai mahasiswa di kelas bahasa Inggris sambil bekerja paruh waktu.

Lalu Joe mendapat tugas kuliah untuk membuat biografi seseorang. Dia berencana mencari narasumber dari panti jompo terdekat karena waktu pengumpulan tugas makin mendesak. Di sanalah ia bertemu Carl, sang pembunuh yang tengah sekarat karena kanker pankreas.

Tiga puluh tahun yang lalu Crystal Hagen, seorang gadis pemandu sorak, dibunuh dengan kejam di sebuah gudang. Sang tetangga, Carl Iverson, seorang veteran Perang Vietnam, dijadikan tersangka dan divonis puluhan tahun penjara.

Bahkan selama proses wawancara, Carl tidak mengakui kejahatannya terhadap Crystal. Mana ada penjahat yang mengaku. Tapi cerita tentang kepahlawanan Carl saat perang di Vietnam seolah bertolak belakang dengan karakter seorang pemerkosa dan pembunuh. Percayakah Joe kepada Carl?

Sedikit demi sedikit kebenarang terungkap. Dibantu oleh Lila, gadis yang dicintainya, Joe berhasil membuka rahasia lama yang berbahaya. Bagaimana akhir cerita ini?

Seputar Fisik Buku dan Disainnya


Suka kah saya dengan disain sampul buku ini? Ya, saya suka sekali. Permainan warna abu-abu, hitam dan putih, yang lalu tiba-tiba ada warna merah kuning yang menyala membuat fokus perhatian sepenuhnya jatuh pada gambar ilustrasi gudang yang terbakar, tempat mayat gadis itu ditemukan. Cantik sekali permainan warna maupun gambarnya.

 

Tokoh dan Karakter


Joe Talbert, tokoh utama dalam cerita, adalah laki-laki yang baik, tidak tampan, tapi punya kualitas yang bisa membuat seorang perempuan jatuh hati pada sifat-sifatnya yang berbudi. Mungkin Joe tidak setampan bintang film, tapi dia gentleman sejati, jago beladiri, lembut dengan caranya sendiri. Kelemahannya cuma satu, yakni kadang suka terburu-buru memutuskan sesuatu.

Lila Nash, gadis yang disukai Joe, punya masa lalu yang kelam. Lila cantik, cerdas, dan berprinsip.

Max Rupert, detektif yang membantu Joe menyelidiki kembali kasus Crystal. Semula ia bersikap enggan, tapi kemudian berubah pikiran.

 

Deskripsi fisik para tokoh diberikan cukup detail di buku ini. Misalnya,

Resepsionis di Hillview, seorang wanita berwajah kotak dengan pipi menonjol, rambut kaku, dan sepasang mata tajam yang mengesankan bahwa dia adalah seorang sipir di kamp konsentrasi, mencondongkan badan ke depan meja dan bertanya, “Ada yang bisa saya bantu?

Halaman 10

 

Alur dan Latar


Novel ini beralur cerita maju dengan sudut pandang Joe sebagai penuturnya. Endingnya tertutup dan meninggalkan pesan cerita dengan baik.

Cerita mengambil latar di Minnesota, Amerika. Deskripsi latar termasuk detail.

Aku melintasi jalanan Richfield, sebuah daerah pinggiran yang membingungkan, sampai akhirnya menemukan petunjuk di gerbang masuk Hillview Manor yang menjadi tujuanku. Nama yang diberikan untuk tempat itu pastilah semacam lelucon. Hillview yang berarti ‘pemandangan bukit’, tapi tidak ada sama sekali pemandangan bukit menjulang di sana dan bentuk gedungnya pun tidak menunjukkan keanggunanan yang ditunjukkan oleh kata ‘manor’ – rumah bangsawan. Pemandangan yang terhampar di depannya adalah jalan raya berlajur empat yang ramai dengan kendaraan berlalu lalang, sementara bagian belakang gedung itu menghadap kompleks apartemen yang reyot. Namun, nama yang buruk itu bisa jadi satu-satunya hal yang riang dan Hillview Manor, dengan dinding batu bata kelabu yang dhiasi warna hijau dari lumut, semak belukar yang menjulur kemana-mana, dan bingkai jendela yang berwarna tembaga teroksidasi, membungkus setiap daun jendela yang terbuat dari kayu ringan. Gedung itu berdiri kokoh di atas fondasinya seperti seorang pemain American football yang siap menangkis serangan lawan.

Halaman 9

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

 

Apalah artinya sebuah novel crime suspense jika tidak ada deskripsi korban yang mencukupi di dalam ceritanya. The Life We Bury punya hal tersebut. Pas dan tidak berlebihan.

... melengkung seperti posisi bayi dalam rahim dan daging pahanya serta tungkai kakinya terbakar hingga tulangnya terlihat, hangus dan mengerut seperti daging sapi yang dikeringkan. Kedua kakinya terbakar habis hingga puntung kakinya. Jemari tangan kanannya melengkung ke pergelangan tangannya yang terselip di lengan atas dan dadanya. Semua persendiannya mencuat akibat panas dari api yang menyusutkan tulang muda dan urat...

Halaman 132

 

Unsur misteri dalam cerita juga ada. Rasanya memang sedikit klasik sih soal kode-kode rahasia, tapi tetap menarik untuk disimak. Bahkan gara-gara baca ini, malah timbul perasaan nostalgia pada banyak buku yang dulu saya baca saat masih remaja.

21 September – hari ini buruk sekali.

7, 22, 13, 1, 14, 6, 13, 25, 17, 24, 18.11.1 . Aku takut sekali.

Ini sangat buruk.

Halaman 148

 
Novel ini menurut saya punya sisi emosi yang bagus. Narasinya bisa memainkan emosi pembacanya. Misalnya yang ini,

Aku tak bisa menahan laju air mata yang menetes di wajahku. Aku tidak mengangkat tangan untuk menghapusnya karena itu akan menarik perhatian tentang keadaanku. Kubiarkan air mataku menderas tak terkendali. Saat itulah aku merasakan jemari lembut menggenggam jemariku. Aku tidak menoleh kepadanya. Aku tidak bisa. Dia pun tidak berpaling ke arahku. Dia hanya menggenggam tanganku sampai pria di atas panggung itu berhenti biacara dan rasa pedih di dadaku memudar.

Halaman 221

 

Ada catatan-catatan kaki yang menjelaskan hal-hal tertentu terkait cerita, misalnya tentang istilah hukum, istilah kesehatan, atau menjelaskan situasi tertentu.

Ada kalimat-kalimat yang bagus juga untuk dijadikan kutipan buku. Misalnya yang ini,

Bahwa kau memahami betapa salahnya menilai seseorang sebelum kau mengetahui keseluruhan kisah hidup dirinya

Halaman 58

Tak peduli seberapa keras usahamu, ada hal-hal yang tidak bisa kau hindari.

Halaman 264

 

Bagian yang paling saya suka dari buku ini adalah muatan pesannya. Jarang ada novel suspense yang menonjolkan sisi emosional dan pesan cerita seperti yang dimiliki oleh The Life We Bury.

Kita dikelilingi oleh berbagai keajaiban hidup, keajaiban yang melampaui pemahaman yang kita terima apa adanya. Aku putuskan pada hari itu bahwa aku akan menjalani hidupku – tidak hanya sekadar ada. Kalau aku mati dan menemukan surga di alam sana, yah itu tidak masalah. Tapi, kalau aku tidak menjalani hidupku seperti aku sudah di surga, lalu aku mati dan hanya menemui kehampaan, yah... artinya aku sudah menyia-nyiakan hidupku. Aku hanya akan menyia-nyiakan satu-satunya peluang yang kumiliki di sepanjang sejarah untuk menjadi hidup.

Halaman 266

 

The Life We Bury disukai cukup banyak orang di Amazon. Beberapa di antara mereka mengatakan ini buku debutan yang sangat bagus. Mereka menyukai karakter tokohnya, pesan serta emosi yang dibangun di dalam cerita. Bahkan ada sebuah review yang ditulis oleh seorang veteran perang Vietnam juga yang menyebutkan bahwa dia sangat tersentuh dengan novel ini karena mengangkat sisi kehidupan yang sama dengannya sebagai seorang veteran.

Komentar lain yang tidak begitu menyukai buku ini menyebutkan adanya beberapa kekurangan dari buku, seperti tokoh Joe yang terlalu digambarkan sebagai seorang pahlawan (jago berkelahi melawan orang-orang berbadan besar padahal Joe sendiri bertubuh rata-rata), dan ada yang tidak suka karena alur ceritanya yang mudah ditebak.

Saya secara pribadi menyukai novel ini. Saya setuju alur ceritanya memang mudah ditebak tapi saya sangat menyukai ending dan jalan ceritanya yang memiliki kekuatan emosi yang membuat novel ini menjadi memiliki nilai lebih. Ini bukan sekadar novel suspense tapi novel yang membuat kita merenungkan sekali lagi tentang arti kehidupan. Pesan yang disampaikan sangat penting untuk disimak. Sedangkan soal karakter Joe yang baik hati dan super hero itu, biarlah, kita butuh lebih banyak orang-orang yang baik hati dan jago bela diri di dunia yang makin banyak kejahatan, meski itu hanya dalam fiksi sekalipun.

 

Siapa Allen Eskens

Allen Eskens tumbuh besar di Jefferson City, Missouri, sebelum pindah ke utara untuk berkuliah di University of Minnesota. Setelah lulus dengan gelas sarjana di bidang ilmu jurnalistik, dia melanjutkan kuliahnya di Fakultas Hukum dan akhirnya menetap di Mankato, Minnesota, kota tempat dia memulai praktik hukumnya dan membina keluarga. Dia mengasah kemampuan menulis kreatifnya di program MFA di Mennesota State University dan di Loft Literary Center di The Iowa Summer Writer’s Festival.

Allen Eskens adalah penulis buku terlaris dari buku The Life We Bury, The Guise of Another, The Heavens May Fall, The Deep Dark Descending, dan The Shadows We Hide. Dia penerima penghargaan Barry Award, Minnesota Book Award, Rosebud Award (Left Coast Crime), dan Silver Falchion Award. Selain itu A. Eskens menjadi finalis untuk Edgar® Award, Thriller Award, Anthony Award, dan Audie Award. Buku-bukunya telah diterjemahkan ke dalam 21 bahasa, dan novelnya, The Life We Bury sedang dalam pengembangan untuk diangkat menjadi sebuah film.

The Life We Bury mendapatkan rating Amazon 4.4 dan Goodreads 3.96.


 
Rekomendasi


Novel ini saya rekomendasikan hanya kepada pembaca dewasa yang mencari novel suspense dengan sisi kekuatan emosi dan kedalaman pesan cerita. Alurnya mudah ditebak, pembunuhan, misteri kode, dikejar pembunuh adalah beberapa adegan yang ada di dalam cerita. Sisi romancenya yang manis melengkapi cerita dengan baik dengan persentase sekitar 70 persen di dalam cerita. Kualitas terjemahannya baik. Sekali lagi, novel ini tidak terlalu mewah dalam alur cerita suspense dan ketegangannya, tapi teman-teman kemungkinan besar akan suka karakter tokoh-tokohnya berikut pesan yang mereka bawa di dalam cerita.
Catatan: hanya pembaca dewasa.

My Rating : 4.5/5

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku How To See - Thich Nhat Hanh

17-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : How To See Penulis : Thich Nhat Hanh Jenis Buku : Self Improvement Penerbit : Ebury Publishing  Tahun Terbit : Juli 2019 Jumlah Halaman :  128 halaman Dimensi Buku : 11.00 x 15.60 x 0.70 cm Harga :...

Read more

Review Buku How To Own The Room - Viv Gr…

27-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : How to Own The Room Women and The Art of Brilliant Speaking Penulis : Viv Groskop Jenis Buku : Communication – Public Speaking Penerbit : Transworld Publishers Ltd  Tahun Terbit : Desember 2018 Jumlah Halaman : ...

Read more

Review Buku Wabi Sabi (Japanese Wisdom f…

27-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wabi Sabi Japanese Wisdom for a Perfectly Imperfect Life Penulis : Beth Kempton Jenis Buku : Philosophy – Self Improvement Penerbit : Harper Design Tahun Terbit : Desember 2018 Jumlah Halaman :  256 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

Review Buku Money - Yuval Noah Harari

18-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Money Penulis : Yuval Noah Harari Jenis Buku : Non Fiction History - Economy Penerbit : Vintage Publishing Tahun Terbit : April 2018 Jumlah Halaman : 144 halaman Dimensi Buku :  11.20 x 27.40 x 1.60 cm Harga...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku A Song of Shadows (Kidung Ba…

14-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : A Song of Shadows (Kidung Bayang-Bayang) Penulis : John Connolly Disain Sampul : Edward Iwan Mangopang Jenis Buku : Detektif Kriminal – Misteri - Suspense Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku 64 Tips dan Trik Presentasi …

31-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : 64 Tips dan Trik Presentasi Public Speaking Mastery in Action Penulis : Ongky Hojanto Disain Sampul : Orkha Creative Jenis Buku : Non Fiksi - Komunikasi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - LIFE STORY

The Best Way to Start a New Habit

18-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Banyak orang termasuk saya yang hidupnya penuh rencana perbaikan diri. Fokus pada menemukan kebiasaan baru dan berusaha menghilangkan kebiasaan lama seolah sudah jadi agenda sehari-hari. Tapi niat dan realisasi kadang...

Read more

How To Deal with Anger, Anxiety, and Lon…

17-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Ini artikel pertama di blog saya yang membahas satu topik tertentu dalam buku yang saya baca. Harapan saya sederhana, yakni semoga ilmu dan wawasan positif yang saya dapatkan dari buku-buku...

Read more

The Five Things Your Website Should Incl…

17-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Website dan blog adalah portal wajib perusahaan masa kini. Penyebabnya tentu saja adalah kemajuan teknologi seperti internet dan gadget. Jaman sekarang memiliki bisnis tak harus memiliki bangunan fisik, cukup dengan...

Read more