Review Buku Five Stars - Carmine Gallo

Published: Thursday, 26 December 2019 Written by Dipidiff

 

Judul : Five Stars

The Communication Secrets to Get From Good to Great

Penulis : Carmine Gallo

Jenis Buku : Communication

Penerbit : Macmillan UK

Tahun Terbit : Juni 2019

Jumlah Halaman : 256 halaman

Dimensi Buku :  13.00 x 19.60 x 1.70 cm

Harga : Rp. 195.000*harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9781509896783

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

 

 

Available at PERIPLUS BANDUNG Bookstore (ig @Periplus_setiabudhi, @Periplus_husein1 , @Periplus_husein2)

 

 

 

Sekelumit Tentang Isi

 

Kemajuan teknologi, AI, dan era globalisasi membuat banyak profesi terdisrupsi. Tapi benarkah mesin canggih ini akhirnya akan menggantikan fungsi manusia di posisi yang terdepan. Menurut Carmine Gallo dalam bukunya Five Stars, hal ini tidak akan terjadi karena mesin tidak akan mampu memiliki emosi, keunikan berpikir, dan passion yang membentuk ide-ide original manusia. Tapi gagasan harus 'dijual', dan mereka yang mampu menyampaikan ide serta menjualnya dengan baik adalah mereka yang tak kan pernah tergantikan sampai kapanpun.

Menguasi seni komunikasi yang persuasif adalah kunci dari keberhasilan penyampaian gagasan. Di buku ini, Carmine Gallo secara luas mengulas keberhasilan para tokoh dunia, mulai dari ilmuan, pebisnis, pemimpin, hingga pembicara TED dan memaparkan teknik persuasi Aristoteles (khususnya phatos dan logos) secara mendalam.

Five Stars adalah buku panduan komunikasi persuasif yang mampu membuka keterampilan emosional dan sosial, mengembangkan bakat berbicara di depan umum untuk mengkomunikasikan ide-ide dengan percaya diri, serta membangun empati dengan audiens.

 

Yuk kita intip isinya:

Part One

Why Great Communicatiors are Irreplaceable

  1. Poetry, Power, and Moonshots
  2. Winning the War of Ideas
  3. Aristotle Was Right and Neuroscience Proves It
  4. The Human Capacity to Dream Big

Part Two

Who’s Earned Five Stars

  1. The Scientists
  2. The Entrepreneurs
  3. The Professionals
  4. The Leaders
  5. The TED Stars

Part Three

How To Get From Good to Great

  1. The Pathos Principle
  2. The Three-Act Storytelling Structure
  3. Deliver the Big Picture
  4. Smart Words Make the Grade
  5. How to Give Your Ideas “Verbal Beauty”
  6. Leonard, Picasso, and You
  7. Conquer the Fear That Holds You Back

Conclusion: Find the Tune That Makes Your Heart Sing

Acknowledgments

 

Part One Why Great Communicatiors are Irreplaceable mengeksplorasi ide-ide tentang membangun dunia modern. Di bagian ini kita akan menyimak kisah para ilmuwan top, ekonom, sejarawan, dan pemimpin bisnis yang percaya bahwa kemampuan berkomunikasi secara persuasif adalah keterampilan terbesar yang akan membedakan seseorang dalam dekade berikutnya. Di sini didiskusikan pula tentang teori otak jaman lampau di mana lebih dari 2.300 tahun yang lalu filsuf Yunani Aristoteles berpendapat bahwa manusia adalah hewan yang  berbahasa dan bahwa "retorika" - persuasi - adalah seni dan sains. Hebatnya, sebagian besar penelitian ilmu otak dan persuasi yang dilakukan hari ini memperkuat tesis asli Aristoteles. Kita akan belajar mengapa metode komunikasi Aristoteles tetap sama efektifnya saat hari ini seperti ribuan tahun yang lalu.

Part Two Who’s Earned Five Stars dibagi menjadi beberapa kategori. Setiap kategori menampilkan individu (dan merek) yang merupakan komunikator bintang lima (five stars), yang meliputi: ilmuwan, pengusaha, profesional, pemimpin, dan bintang TED, yang semuanya telah menginspirasi khalayak melalui komunikasi yang dinamis. Mereka semua adalah orang dan merek yang kisahnya ingin kita dengar. Tokoh dan merek ini dihormati, menginspirasi kerja tim, dan ide serta proyek mereka menarik perhatian semua orang. Mereka adalah orang-orang yang berhasil menciptakan siklus kesuksesan, yakni: (1) mereka membujuk orang untuk mendukung ide-ide mereka, yang membantu mereka (2) meluncurkan inovasi kreatif yang memajukan tujuan organisasi, serta (3) menarik sumber daya, pendanaan, dan dukungan, yang (4 meningkatkan status dan reputasi mereka. Dan siklus berulang berulang, dan lagi, dan lagi.

Part Three How To Get From Good to Great mempelajari metode spesifik yang bisa kita tindaklanjuti untuk membangun satu keterampilan yang membuat kita menjadi manusia yang unik, satu keterampilan yang akan mendorong kita semakin jauh dan lebih cepat dalam karier atau bidang pilihan kita. Kebanyakan orang yang membaca buku ini cenderung memiliki keterampilan komunikasi rata-rata atau di atas rata-rata. Tapi hari ini, rata-rata tidak cukup baik, dan tidak ada keterampilan yang sedikit lebih baik daripada rata-rata. Kebanyakan orang benar-benar bahagia menjalani kehidupan rata-rata. Rata-rata nyaman dan puas. Tetapi bagian ketiga adalah untuk menjadi penggerak dan pelaku, penjelajah dan petualang. Buku ini untuk mereka yang ingin memajukan karir dan dunia. Mereka tidak puas menonton. Mereka ingin memimpin. Jika menghasilkan lima bintang adalah tujuan kita, bagian ini akan membantu kita untuk mencapainya.

Five Stars adalah buku untuk kita yang percaya bahwa ide-ide itu penting. Buku ini untuk pria dan wanita, siswa dan wirausahawan, guru, manajer, dan pemimpin yang ingin mendapatkan keunggulan kompetitif di zaman gagasan. Tidak ada komputer yang akan menggantikan kita dan tidak ada pesaing yang akan mengalahkan kita. Menguasai seni persuasi kuno akan membuat kita tak tergantikan dan tak tertahankan. Kemampuan ini akan membuat kita lebih mungkin untuk mendapatkan pekerjaan impian, membangun karier, memulai sebuah perusahaan, menyakralkan sebuah ide, menggalang tim, dan menawarkan solusi inovatif untuk masalah yang membandel. Kita akan menggerakkan jiwa orang banyak. Kita akan berkembang, tumbuh, dan dengan berani memimpin orang lain ke masa depan.

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

 

Seolah ingin mengimbangi judulnya yang sudah berkesan high level, warna-warna pada cover sengaja dipilih keemasan dan putih bersih. Simbol kesuksesan, holy, kemegahan, dan lain sebagainya terwakili oleh warna emas itu. No wonder, buku ini jadi menyolok di antara buku-buku non fiksi lainnya yang terpajang di display. Apalagi nama Carmine Gallo memang telah populer sejak buku genre komunikasinya yang berjudul Talk Like TED menjadi bestseller.

Mengingat halaman demi halaman buku ini termasuk padat kata dan minim gambar, tanpa lay out khusus, dan tidak menggunakan pemaparan poin per poin, maka jika boleh memilih, saya ingin membaca Five Stars dengan versi fisik yang berbeda karena buku paperback yang saya baca ini ukuran huruf dan spasinya kecil dan rapat. Untungnya narasinya mengalir dan pada dasarnya mudah dipahami.

 

 

Opini - Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Pernah mengalami kesulitan saat mengutarakan ide dan mempersuasikannya? Well, saya pernah. Saya pernah mengalami usia di mana menyampaikan opini apalagi ide adalah sesuatu hal yang cukup menakutkan. Tapi dengan segera saya belajar bahwa hal tersebut ujung-ujungnya membawa saya pada sebuah kemunduran. Belajar komunikasi itu worth it, bukan cuma di masa pengembangan karir, tapi juga mengelola berbagai jenis relationship, semua membutuhkan komunikasi. Pada akhirnya saya sepakat  dengan apa yang diutarakan buku ini bahwa komunikasi saat ini bukan lagi soft skill tapi lebih dari sekadar itu.

The scholars, neuroscientists, economists, historians, entrepreneurs, investors, and leaders who you will meet all agree: Mastering the ancient art of persuasion – combining words and ideas to move people to action – is no longer a “soft” skill. It is the fundamental skill to get from good to great in the age of ideas.

Page 3

 

dan ketika kita sampai pada titik di mana teknologi maju begitu cepat, dengan hadirnya AI dan terjadinya disrupsi di berbagai bidang pekerjaan dan kehidupan, pertanyaan terbesar kita adalah "Akankah AI menggantikan umat manusia di dunia?". Buku ini memberikan perspektif yang jelas dari sudut pandang ilmu komunikasi, dan bagi saya, ini terasa melegakan.

Anthony Goldbloom is a world-renowned expert in using big data to tackle big tasks. His company, Kaggle, uses predictive modeling to solve complex problems for NASA, automakers, insurance companies, and drug and medical device manufacturers, among others. No problem is too big from Kaggle’s team of scientists to resist tackling. Goldbloom, named by MIT as one of the top 35 innovators in the world, believes that “machine learning” is the most powerful branch of AI and will be responsible for much of the disruption we can expect to see in the workplace. Machine learning is the technology that allows machine to lear from data and, in some cases, mimic things human can do.

Page 5

In the twenty-first-century knowledge economy, no machine, no software, no robot can replicate your ideas. But if you cannot sell your idea persuasively, it doesn't matter.

Page 13

The world we live in today was not built brick by brick but idea on idea.

Page 24

 

Setiap bab di buku ini selalu dibuka dengan kutipan, misalnya kutipan dari tokoh revolusioner, radikal, penemu, dan intelektual asal Inggris, Thomas Paine. Thomas Paine terkenal karena kontribusinya dalam pamflet Common Sense (1776), ia juga mendukung kemerdekaan koloni-koloni Amerika dari Kerajaan Britania Raya, dan The American Crisis (1776-1783), pamflet pro revolusi. Thomas Paine juga merancang Jembatan Wearmouth di Wearmouth, Inggris. *sumber Wikipedia.

1

POETRY, POWER, AND MOONSHOTS

We have it in our power to begin the world over again

- Thomas Paine

 

Picture: beberapa gambar kutipan di bawah bab

 

Buku Five Stars dari Carmine Gallo ini terdiri dari tiga bagian, yakni: Part One - Why Great Communicators are Irreplaceable, Part Two - Who's Earned Five Stars, Part Three - How To Get From Good To Great.

Five Stars pada dasarnya adalah buku yang padat berisi fakta dan studi kasus tapi nothing new. Semua yang disampaikan Carmine Gallo menarik untuk disimak dan lebih berfungsi sebagai pengingat atau penguat dari teori yang telah ada. Sebut saja teori Pathos dan Logos milik Aristotle yang sudah menjadi salah satu pakem dasar ilmu komunikasi dan public speaking.

In the early 1960, skeptics outnumbered those who believed a person could set foot on the moon by the end of the decade. Kennedy didn't persuade people with facts alone; he made them feel. He combined what Aristotle called Pathos and Logos: emotion and logic. Kennedy’s words achieved emotional transcendence, making people believe that the impossible was possible. Skeptics become believers and believers became evangelists.

Page 20

The rest of this book is dedicated to helping you understand and apply the tools of persuasion to stand out in the modern world. But it s worth a short digression to explain how Aristotle – the father of persuasive theory – is also credited for inventing the building blocks of our modern digitale age: logic.

Page 40

Aristotle provided a formula, a set of toolsd to distinguish humans from computers. The philosopher’s formula allows us to build emotional intelligence, develop empathy, and create meaningful connections with other people. Aristotle believed that without human connection, we have no community. Without community, there can be no happiness. And if we're not happy, we will fail to flourish.

Page 41

A theme gives an argument its direction and sets the goal of a conversation, but it s Aristotle’s second step that gives an appeal its persuasive power. A speaker must back up the argument using three rhetorical proofs: low a logical structure (Logos). It requires that my argument follow a logical structure (Logos). It requires that you trust me based on my charactera and credibility (Ethos). And it requires that I make an emotional connection with you (Pathos).

Page 42

In chapter 10, you'll learn more about Pathos. Specifically, you will learn about a formula for evoking emotion that has been used for centuries and that you can use today to promote your ideas. For now, keep in mind that Pathos is the most effective tool we have as humans to outwit smart machines. Your simple cannot persuade, motivate, inspire, and relate to people without it.

Page 46

Stories are the single best linguistic tool we have to persuade, and Phil Knight knows it. Knight has added the secret sauce in a great leader’s toolkit: Pathos. According to Aristotle, Pathos is the act of persuading an audience by appealing to its emotions, and stories are the most direct way we have for making the appeal. By remembering the stories of the past, Nike employees are inspired to build the future.

Page 147

 

 

Cara Carmine Gallo yang selalu berhati-hati dan rinci dalam memberikan detail contoh untuk tiap teknik yang dibahas membuat topiknya jadi mudah dipahami. Misalnya, 

Common Sense got it stirring thythm from common techniques used by great persuaders. Among them:

Antithesis (just a posing two contrasting ideas): “Society in every state is a blessing, but Goverment, even its best state, is a necessary evil.”

Anaphora (repetition of the same word or words in successive sentences or within clauses): “Tis not the affair of a city, a country, a province, or a kingdom, but of a continent. Tis not...”

Alliteration ...

Parallelism ..

Page 23

 

Tapi kisah dan studi kasus yang diangkat bisa jadi poin yang menarik dari pemaparannya, misalnya tentang Haseeb Qureshi yang seorang juara poker lalu mencoba berkarir di Silicon Valley dan kisah Sam seorang insinyur brilian yang bekerja untuk Intel tapi karirnya mandeg karena ketidakmampuannya dalam 'menjual' ide dalam topik The Communications Skills Gap.
"Persuasion - sweet talk - affords the greatest opportunity to leapfrog from where you are today to where you want to be". (p.37).

During one of my visit to Intel’s global headquarters in Santa Clara, California, a vice president stopped in a hallway, peered through a glass window, and pointed to Sam attending a meeting.

“You see that guy? He’s the smartest guy in the room. He should be leading his division, but he's been stuck in the same position for years.”

“Why?” I asked.

“He’s a terrible communicator. He takes too long to get to the point. He can't deliver a clear and compelling presentation. He's not inspiring.”

Page 29

 

Sederet tokoh yang sukses di dunia karena skill komunikasinya yang luar biasa dibahas di Part Two Who's Earned Five Stars. Kita akan menemukan kisah para ilmuwan (misalnya Neil deGrasse Tyson dan Don Pettit yang bermain games angry bird di luar angkasa), kalangan pengusaha (Katelyn Gleason, Michael Dubbin, dan Tim Cook), pekerja profesional (Sharon - disainer produk di perusahaan retail besar dunia, Matthew - insinyur sipil dan manajer proyek di Amerika, dan Clair - generasi milenial yang berjuang menemukan tangga karirnya), para leaders (misalnya Sundai Pichai dan Dr. David Feinberg), serta TED Stars - Richard Turere. Di bab ini ada tips presentasi dari TED yang menarik untuk disimak meski poin-poinnya sebenarnya termasuk dasar-dasar dalam ilmu public speaking.

Richard Turere is a 12 years-old boy who made peace with lions. He also has a style that makes audiences fall in love with him and his ideas.

Turere lives in Nairobi, Kenya. His family raises cattle on a ranch adjacent to a wildlife preserve. That part of the preserve isn't fenced, so lions from the preserve on the hunt for zebras frequently killed the family’s livestock. At least, the lions used to attack the family’s cows until Richard came up with a solution.

Chapter 9

Chris Anderson, TED’s “curator’ or owner, is a strong advocate for the teaching of presentation literacy beginning in grade school. It's a skill anyone can build and it's a skill that's required today, more than ever. “At a time when the right idea presented the right way can ripple across the world at the speed of light, spawning copies of itself in millions of minds, there’s huge benefit to figuring out how best to set it on its way ..

Page 133

 

 

Ada pula teori-teori tokoh lain yang memperkuat argumentasi.

As McCloskey explain, “Nothing happens voluntarily in an economy, or a society, unless someone changes her mind. Behavior can be changed by compulsion, but minds cannot.

“Occupations that depended on sweet talk were fewer in the olden days. In future days they will be more and more numerous,” says McCloskey. “A coder who only knows technical skills might start at $40,000 to $80,000 in Silicon Valey. A coder who can speak to the client ...

Page 36

No matter what form technology takes in the future, the value of communication skills will only go up. As McCloskey says, “In free societes, sweet talk rules.” Words and ideas created the modern world. Words and ideas will make you a star in your field. Persuasion – sweet talk – affords the greatest opportunity to leapfrog from where you are today to where you want to be.

Page 37

 

 dan ada hasil riset juga

Where most salespeople and marketers are proud to deliver “insight,” Kaushik prefers “out-of-sights.” An insight, by definition, is in sight of the audience. It's information that the listener already knows. For example, it would not be a groundbreaking revelation if Kaushik were to tell retailers that fewer people are seeing their ads in print newspapers these days. However, showing them that 70 percent of in-store purchases are influenced by what their shoppers see and read on mobile devices might fundamentally change how those retailers run their business. A “Googler” is taught to always open presentations with an out-of-sight, a big, transformative idea that radically alters a customer’s perspective.

“In the first two or three minutes of a presentation, I want people to lean forward in their chairs,” says Kaushik. Charts, tables, and graphs on a slide do not elicit a lean-in moment. ..

Page 39

According a study published in the Harvard Business Report, the rise of AI doesnt make emotion less important. On the contrary, researchers conclude that in the age of automation, emotion is more important than ever to sustain a successful career. ...

Page 46

“We meet people where they are,” Batniji told me. “Most people don't have a sophisticated understanding of insurance terminology. We define everything at a third-grade reading level. We don't assume they know how cost-sharing works or how the plan works. We put things in accessible language for them. All of our written communication should be easily interpreted by someone even int he third grade, and that’s intentional.”

Batniji has a point. In 2013, a study in the Journal of Health Economics found that consumers do not understand unsurance terms nearly as well as they think they do. The study, led by a healthcare economist at Carniege Mellon, gathered hundreds of people with employer – sponsored health plans and asked them four questions to measure their understanding of basic terms such as “deductible” and “copay”. ...

Page 81

“Storytelling is amazing,” says Princeton researcher Uri Hasson, whom we first  met in chapter 3. He should know. Hasson runs a research team at Princeton University that uses fMRI machines to scan the brains of people engaged in storytelling – both telling and listening to stories.

Page 149

 

 

 

Ada beberapa table yang ditampilkan di buku, tapi jumlahnya sedikit. Misalnya tabel CICARE di bawah ini yang memuat tahapan teknik komunikasi yang dikembangkan di salah satu rumah sakit ternama di luar sana.

Picture Table CICARE

  


Kisah-kisah yang disampaikan banyak yang menarik karena baru saya ketahui setelah membaca buku ini. 'Story' adalah cara komunikasi persuasif yang paling banyak dibahas di buku ini.  

Martin Luther King Jr.’s “I Have a Dream” speech on the steps of the Lincoln Memorial in 1963 beautifully blends all three rhetorical proofs. Without an appeal to emotion – both indignation at the status quo and hope for a brighter future – the speech would have fallen flat and certainly wouldn't be considered one of the greatest speeches of the twentieth century. As Thomas Paine, Alexander Hamilton, and Thomas Jefferso successfully did years before, King galvanized a movement, in this case the growing civil rights movement. ...

Page 43

If you want to become an astronout, you'l need at least a bachelor’s degree in a STEM major (science, technology, engineering, or math). An advanced degree wouldn't hurt. Nearly half of those accepted have a master’s or Ph.D. If you're applying as a pilot, you'll need at least 1,000 hours of flight time. You'll also need to pass NASA’s long-duration space-flight physical. If you can swim three lengths of a 25-meter pool, that's a warm-up. Next, they'll ask you to swim another three lengths in a flight suit and tennis shoes. Dry off and step on the treadmill as they playce a 50-pound pack on your back and ask you to runt at a place of 12 miles per hour. Of course, non of this matters if you can't fit in a Russian-made Soyuz space craft, which carrier astronouts into orbit. If you're not between 62 and 75 inches, forget it.

Applicants who pride themselves on their experiences, advanced degrees, and fitness levels often dont realize that NASA chooses candidates for another key skill. Without this one skill, none of the others matter. And NASA begins to evaluate the skill as soon as candidates turn in their applications. The people who stand out and are ultimately selected to became NASA astronouts are those who excel at writte and verbal communication.

Page 70

Ethos is the character of the speaker. Ethan had character. He was a man of integrity and honesty. But he was an introvert, quiet, and shy. He had character, but people didnt know it. He also lacked Pathos: emotional appeal. In class Ethan didnt volunteer any information about himself other than his title and job description. He responded to questions with one-word answers. The class tried their best to get Ethanopen up, but it was difficult to get more than a few words out of him.

After two days of hearing his classmates tell their stories, however, something clicked. Ethan found a personal story to make an emotional appeal. He stood in front of the class and introduced us to his new “pitch.” First, he began by acknowledging the clients’ concerns. Second, he told a personal story to find common ground. Ethan decided to begin his pitch like this: ..

Page 155

 

 

Di Part Three How To Get From Good to Great ada satu bab penuh yang membahas tips konkrit dan teknik untuk menyampaikan ide secara persuasif. Inti bahasannya terdiri dari prinsip phatos, 'storytelling structure', konsep penyampaian ide, pemilihan bahasa, teknik 'verbal beauty', dan cara menghadapi rasa takut saat berkomunikasi. Di part ini akan ada ringkasan dalam bentuk poin-poin di akhir tiap babnya.

A signature story will help you, your product, and your brand standout. It s a differentiator becuase no two brands share the same story. What s yours?

Five – Stars Principles:

  • Persuasion cannot occur in the absense of Pathos, an appeal to the audience’s emotion.
  • Stories are the best linguistic tool we have to build Pathos because humans are wired for it.
  • These are three types of stories you can use in your next pitch ...

Page 162

Picture:  ringkasan per poin di tiap akhir bab

 

Carmine Gallo adalah seorang penulis laris dari buku Talk Like TED. Ia juga seorang coach dari sejumlah brand besar yang terkemuka, di antaranya adalah Pfizer, LinkedIn, Intel dan Coca-Cola. Carmine Gallo merupakan pembicara kunci yang populer yang mengajarkan para pemimpin bisnis besar untuk menyampaikan presentasi yang dinamis serta menginspirasi. Five Stars - The Communication Secrets to Get from Good to Great adalah buku komunikasi yang tepat, tidak hanya untuk para pengusaha, tapi juga untuk para pemimpin di berbagai bidang pekerjaan.

Bagi saya Five Stars adalah buku komunikasi dasar yang padat berisi karena penuh dengan contoh-contoh teknik, tips, dasar penelitian, dan ulasan para tokoh. Saking padatnya ada kemungkinan malah mengaburkan poin yang sedang dibahas.

Ini bukan buku tips teknik komunikasi yang model pemaparannya sederhana dan terpusat. Bukan pula buku teknik komunikasi tingkat lanjut. Rasanya lebih sesuai untuk mereka yang sudah mengenal dasar komunikasi tapi membutuhkan lebih banyak referensi - informasi di topik yang sama.

 

Siapa Carmine Gallo

Carmine Gallo (lahir 26 Juli 1965) adalah seorang penulis Amerika, kolumnis, pembicara utama, dan mantan jurnalis dan pembawa berita. Saat ini berbasis di Pleasanton, California. Carmine Gallo adalah Presiden Gallo Communications Group dan bekerja sebagai pelatih komunikasi dan pembicara. Carmine juga seorang kontributor untuk Forbes.com di mana ia menulis artikel untuk Leadership Channel. Ia dianggap sebagai ahli dalam bidangnya dalam komunikasi bisnis dan keterampilan kepemimpinan. Gallo telah ditampilkan dalam The Wall Street Journal, The New York Times, Success Magazine, Bloomberg Businessweek dan di CNBC. Gallo juga memberikan kuliah untuk mahasiswa MBA di Stanford, UCLA, dan UC Berkeley.

Pada tahun 1996, Gallo bekerja sebagai koresponden untuk CNNfn di New York City, sebuah jaringan yang didedikasikan untuk meliput pasar keuangan dan berita bisnis. Pada tahun 1998, ia menerima posisi hosting di The Money Machine, program setengah jam setiap hari di jaringan yang berbasis di San Francisco ZDTV, yang kemudian diganti namanya menjadi Tech TV.

Dia meninggalkan Tech TV pada tahun 2001 untuk mulai membangun praktik pelatihan medianya sendiri, tetapi terus bekerja sebagai jurnalis. Pada tahun 2003 ia disewa oleh CBS 2 (KCAL 9) Los Angeles untuk meliput administrasi Arnold Schwarzenegger dan acara berita di California utara. Pada tahun 2005 ia menjadi Wakil Presiden Hubungan Media di Ketchum Inc., sebuah perusahaan hubungan masyarakat dan pemasaran San Francisco. Pada 2009, ia meninggalkan Ketchum untuk fokus pada praktik konsultasi. Pada saat ini, ia mulai menulis buku pertamanya dan mulai berbicara kepada perusahaan tentang komunikasi bisnis. Dari 2008 hingga 2011 ia menjadi tuan rumah The Useful Commute, sebuah podcast yang menampilkan topik manajemen dan pemasaran terkini di BNET, sebuah majalah berita online yang merupakan unit CBS interaktif.

Pada 2010, Gallo menjadi kontributor tetap untuk Forbes.com. Kolomnya yang berjudul, "Your Communication Coach" berfokus pada artikel dan video tentang kesuksesan, kepemimpinan, dan komunikasi. Carmine juga menyumbang artikel ke Entrepreneur.com dan merupakan Pemimpin Pikiran di Monster.com.

Pada tahun 2004 ia membentuk Gallo Communications Group di Pleasanton, CA dengan istrinya, Vanessa Gallo. Pada 2010, Gallo Communications Group menjalin kemitraan dengan eVision-Design, Inc., pengembang e-learning yang berbasis di San Francisco untuk memulai Carmine Gallo Academy, LLC., Sebuah perusahaan e-learning di mana pelanggan dapat mengikuti kursus interaktif online pada komunikasi bisnis. Kursus pertama, The New Rules of Persuasive Presentation: Sell Your Ideas the Steve Jobs Way, dirilis ke publik pada musim panas 2012 dan didasarkan pada buku Gallo, The Presentation Secrets of Steve Jobs. 

Buku-bukunya yang paling terkenal adalah tentang pendiri, Apple, Inc., Steve Jobs. Buku pertama dalam seri ini, The Presentation Secrets of Steve Jobs menjadi buku terlaris Wall Street Journal dan, menurut WorldCat, tersedia di 917 perpustakaan. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 20 bahasa.

Buku kedua, The Innovation Secrets of Steve Jobs, juga menjadi buku terlaris internasional dan dianugerahi Axiom Award karena menjadi salah satu dari tiga buku bisnis terbaik tahun 2011. Buku ketiga, Gallo paling baru, adalah The Apple Experience diterbitkan pada April 2012, beberapa bulan setelah kematian Steve.

Carmine Gallo juga telah mempublikasikan topik yang lebih umum. Dalam bukunya yang pertama diterbitkan, 10 Simple Secrets of the Worlds Greatest Business Communicators, ia membahas teknik berbicara yang digunakan oleh beberapa pemimpin bisnis terkenal.

Buku keduanya, In Fire Them Up! : 7 Simple Secrets to Inspire Colleagues, Customers, and Clients; Sell Yourself, Your Vision, and Your Values; Communicate with Charisma and Confidence, memberikan wawasan dari pria dan wanita yang menjalankan beberapa perusahaan besar.

Dalam buku ketiganya, The Power of foursquare, ia membahas media sosial dan pemasaran seluler, untuk hampir lima puluh merek sukses.

Talk Like TED adalah buku self-help yang ditulis untuk membantu orang mengembangkan presentasi yang lebih baik dengan belajar dari penelitian dalam komunikasi yang efektif, diilustrasikan dengan deskripsi dari pembicaraan TED teratas. 

 

 

Book by Carmine Gallo:

* The Storyteller’s Secret:

How TED Speakers and Inspirational Leaders Turn Their Passion into Performance

* Talk Like TED:

The 9 Public Speaking Secrets of the World’s Top Minds

* The Apple Experience:

Secrets to Building Insanely Great Customer Loyalty

* The Power of Foursquare:

7 Innovative Ways to Get Customers to Check In Wherever They Are

* The Innovation Secrets of Steve Jobs:

Insanely Different Principles for Breakthrough Success

* The Presentation Secrets of Steve Jobs:

How to Be Insanely Great in Front of Any Audience

* Fire Them Up! 7 Secrets to:

Inspire Colleagues, Customers, and Clients; Sell Yourself, Your Vision, and Your Values; Communicate with Charisma and Confidence

*10 Simple Secrets of the World’s Greatest Business Communicators

 

Sumber: Wikipedia dan buku Five Stars

  

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pembaca yang mencari buku komunikasi persuasif dan teknik public speaking yang mendasar tapi menyeluruh di poin-poin tertentu. Di buku ini banyak kisah-kisah kesuksesan para tokoh dan brand dunia. Semuanya menarik untuk disimak. Fokus pembahasan buku ini terletak pada kekuatan story dalam komunikasi serta pembahasan unsur komunikasi dari teori Aristoteles (terutama phatos dan logos). Narasinya mengalir dan asyik untuk disimak. Buku ini padat berisi. Five Stars bukan buku panduan yang sederhana dan terpusat (cenderung terasa melebar). Khusus edisi yang saya baca ukuran hurufnya kecil dengan spasi yang rapat, dengan diselingi tabel informasi sesekali. Pada akhirnya kesimpulan atau intisari buku ini serupa dengan buku-buku komunikasi atau public speaking yang telah ada, tapi dengan 'why' yang lebih up to date karena memaparkan komunikasi persuasif di era disrupsi dan kemajuan teknologi AI.

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk Order Dipidiff Snack Book

atau Informasi Reseller dan Kerjasama

 

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku House of Earth and Blood (Cr…

31-07-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  A #1 New York Times bestseller!   Judul : House of Earth and Blood (Crecent City #1) Penulis : Sarah J. Maas Jenis Buku : Adult Fantasy Penerbit : Bloomsbury Publishing (UK)  Tahun Terbit : Maret...

Read more

Review Buku Make Noise - Eric Nuzum

21-07-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Make Noise A Creator’s Guide to Podcasting And Great Audio Storytelling Penulis : Eric Nuzum Jenis Buku : Self Improvement Penerbit : Workman Publishing Tahun Terbit : Desember 2019 Jumlah Halaman : 264 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

Review Buku All the Rage - Cara Hunter

14-07-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : All The Rage Penulis : Cara Hunter Jenis Buku : Detective Crime Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit : Desember 2019 Jumlah Halaman :  464 halaman Dimensi Buku :  12.90 x 19.70 x 3.50...

Read more

Review Buku Minimal - Madeleine Olivia

07-07-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

Judul : Minimal How to Simplify Your Life and Live Sustainably Penulis : Madeleine Olivia Jenis Buku : Self Improvement Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit : Januari 2020 Jumlah Halaman :  320 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku The Fifth To Die - J.D. Bark…

21-07-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Fifth To Die Penulis : J.D. Barker Editor : Ani Nuraini Syahara Jenis Buku : Psychological Thriller Penerbit : Bhuana Sastra Tahun Terbit : 2019 Jumlah Halaman :  740 halaman Dimensi Buku :  13.5 x 20...

Read more

Review Buku Sentra - Rhenald Kasali

18-01-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Sentra – Membangun Kecerdasan dan Kemampuan Anak Sejak Usia Dini, Demi Masa Depan yang Cemerlang Series on Education Penulis : Prof. Rhenal Kasali Jenis Buku : Edukasi Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

TERBARU - LIFE STORY

Decluttering Finances

24-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Inginkah teman-teman memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak? Pasti jawabannya ingin. Saya pikir tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak ingin memiliki skill memanajemen keuangan, sebab sebesar apapun...

Read more

Work Coffee Cafe (a Review)

17-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Familiar kah teman-teman dengan nama cafe ini? Saya sih tidak. Tapi itu kemungkinan karena kami domisili di Bandung Timur dan jarang main ke daerah ini. Padahal tempatnya asyik bahkan klasik...

Read more

Marka Cafe + Kitchen (a Review)

16-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Untuk mereka yang biasa ngafe atau duduk-duduk nongkrong sambil menikmati kopi pasti sudah kenal kafe yang satu ini. Saya juga tahu Marka cafe karena diajak partner saya ngobrol-ngobrol tukar pikiran...

Read more